Ekonomi

Tips Mudik Untuk Anak Kosan Kere Biar Hore!


Tips Mudik Untuk Anak Kosan Kere Biar Hore!
Suasana pemudik yang mau berangkat dengan kapal laut di Pelabuhan Tanjung Priok, Kamis (30/5/2019) (AKURAT.CO/Gerdiansyah)

AKURAT.CO Seminggu sebelum Lebaran, mudik sudah menjadi tradisi yang mendarah daging bagi penduduk Indonesia. Termasuk mudik juga menjadi budaya bagi anak kosan, mengingat kewajiban karena ingin bertemu keluarga setelah lama ditinggal di perantauan.

Namun untuk memenuhi hasrat ingin mudik itu, tak jarang anak kosan memiliki keterbatasan pada masalah biaya. Terlebih rata-rata anak kosan notabenenya merupakan mahasiswa dan pegawai bergaji UMR.

Setelah mudik  yang kerap dikeluhkan adalah uang habis, bahkan ada yang justru tahun berikutnya kemungkinan harus rela untuk tak mudik lagi karena kepentok biaya.

baca juga:

Maka bagi kamu anak kosan, wajib simak tips berikut biar mudik kamu menyenangkan dan biaya tidak habis percuma. 

1. Naik Tranportasi Umum

Ini penyakit anak kosan yang mudik masih di satu pulau. Terlalu sayang sama motornya, dia berani mudik hanya pakai motor untuk ke kampung yang jaraknya ratusan kilometer. Padahal mudik cara seperti ini terbukti lebih boros, dan berbahaya.

Pengeluaran mudik pakai kendaraan sendiri terutama motor, pertama memakan dibiaya perawatan motor untuk check up sebelum dan sesudah mudik yang bisa mengeluarkan kocek Rp200.000 per servis.

Lalu masalah bensin yang jelas pasti akan mengeluarkan biaya yang lebih. Ketiga, efisiensi waktu yang mudik pakai motor memakan waktu lama, sehingga pengeluaran di jalan makin banyak misalnya untuk istirahat pasti beli makan dan minum. Terus biaya lainnya yang tak terduga makin tinggi, seperti kesehatan, resiko kecelakaan, dan motor yang beresiko rusak.

Daripada mengikuti kebiasaan ini, lebih baik menggunakan transportasi umum seperti bus, kereta, ataupun pesawat yang sebenarnya lebih hemat, tidak memakan waktu dan terutama keselamatan. Sebaiknya motor ditaruh saja di kosan atau di titipkan ke teman yang tidak mudik.

2. Beli Tiket Lebih Cepat

Satu lagi kendala klasik anak kosan, yakni beli tiket selalu mendekati hari-hari Lebaran. Biasanya ini dikarenakan kurangnya biaya pas membeli dari jauh hari atau kendala mental seperti malas. Usahakan rencanakan kepergian anda dari jauh hari, sehingga bisa langsung beli tiket sedini mungkin.

Bagi yang selalu kekurangan biaya setiap tahunnya, maka pertimbangkan lah membuat tabungan khusus mudik tahunan sehingga bisa membeli tiket secara lebih murah dan terencana.

3. Teliti dan Terencana

Anak kosan terkenal dengan jiwa petualang dan nekat, saking nekatnya mudik dijalanin dengan tidak terencana dan langung pergi saja. Padahal penyebab boros adalah mudik tidak terencana, karena dijalan pasti ada pengeluaran juga misalnya makan, dan biaya darurat.

Untuk menghindari pengeluaran uang yang tak terduga di jalan anda harus memiliki rencana. Misalnya kalau kita naik kereta, biaya makannya pasti beda dengan naik bus. Maka rencanakanlah budgetnya.

Sediakan juga biaya darurat, ini penting bisa saja kita sakit, atau ada keperluan mendadak di jalan. Selain terencana maka teliti, seperti cek tiket kebrangkatan jangan sampai telat atau datang di hari yang lain, ini bisa terjadi kalau kita tidak teliti dan sangat merugikan.

Untuk yang naik pesawat teliti ini diperlukan karena ada biaya bagasi yang ditambahkan, jangan sampai kita membayar lebih karena tidak merencanakan jumlah barang yang dibawa.

4. Mudik Bareng

Anak kosan sudah terkenal dengan mudik sendirian dan kesepian tanpa ditemani. Mudik sendirian sudah menjadi tekanan batin dan bisa boros secara finansial karena semua disediakan sendiri. Maka dari itu cari teman mudik bareng dengan yang sekampung, selain menyenangkan bisa juga menghemat secara finansial.

Kalau bareng biaya bisa dibagi dua untuk makan dan kebutuhan lainnya seperti obat-obatan. Selain itu, kita tidak perlu khawatir resiko lainnya jika mudik bareng.

5. Menabung Untuk Mudik

Setiap tahun kendala anak kosan mudik itu selalu di biaya yang pas-pasan dan bahkan kurang. Untuk mengakali hal tersebut maka cobalah menabung khusus untuk mudik, sehingga mudik bisa menyenangkan dan tidak menyusahkan orang tua di kampung karena harus minta tambahan lagi.

Setiap hari anda bisa menambung minimal Rp5.000 dan anda bisa mendapatkan 2 juta per tahun untuk mudik yang nyaman dan menyenangkan.[]