Lifestyle

Tips Menyeimbangkan Pasangan yang Suka Seks Buru-buru

Keyakinan populer menyebutkan bahwa wanita cenderung menyukai slow sex, sementara pria menyukai seks yang cepat dan "kasar".


Tips Menyeimbangkan Pasangan yang Suka Seks Buru-buru
Ilustrasi seks (DAILYMAIL.CO.UK)

AKURAT.CO  Keyakinan populer menyebutkan bahwa wanita cenderung menikmati setiap momen saat bercinta bersama pasangan.  Itulah sebabnya wanita lebih menyukai hubungan seks yang dilakukan dengan perlahan-lahan (slow sex). 

"Kaum wanita secara alamiah menginginkan seks yang lebih perlahan, lebih sensual, dan didahului pemanasan (foreplay), yang mencakup kenikmatan lebih luas dan kadang-kadang orgasme berulang," kata Mare Simone, seorang pengajar di Source School of Tantra di California, dikutip AKURAT.CO pada Jumat (22/10/2021). 

Sementara, pria diyakini lebih menyukai hubungan seksual yang lebih cepat atau "kasar". Ya, banyak pria langsung melakukan penetrasi, dan melewatkan foreplay. Padahal foreplay mampu membangkitkan gairah lewat rangsangan di semua indera dan zona sensitif seksual, yang sering dilupakan ketika sedang terburu-buru untuk mencapai klimaks. Nah, kondisi ini tentu membuat banyak wanita kurang menikmati momen intimnya bersama pasangan, apalagi pria juga lebih mudah mendapat orgasme. Menurut terapis seks Joel Block, PhD, penelitian menunjukkan bahwa rerata pria mengalami orgasme melalui hubungan secara aktif sekitar dua menit, sementara wanita rerata 14 menit.

Hal yang sama juga mungkin terjadi pada saat penetrasi. Pasangan mungkin lebih menyukai penetrasi yang dilakukan dengan cepat, sementara kamu menginginkan sebaliknya. 

Untuk mengatasi hal ini, ajak pasangan bicara dari hati ke hati. Ungkapkan kebutuhanmu  di ranjang, dan mintalah dia untuk mengatur ulang kecepatannya pada saat penetrasi. Ungkapkan pula bahwa kamu ingin melakukan seks dengan perlahan. Jika pasangan melakukannya secara perlahan, maka kamu berpeluang lebih baik untuk mendapatkan orgasme. Tak hanya itu saja, peluang untuk mendapatkan orgasme secara bersamaan juga semakin baik. 

Pasangan mungkin masih belum mengetahui zona-zona sensitifmu, jadi kamu bisa menuntunnya untuk melakukan hal-hal yang memuaskanmu, seperti paha bagian dalam, telinga, dan bahkan punggung bawah. Bukan hanya pasangan saja, kamu juga bisa mulai mengeksplorasi tubuhnya. 

“Sejujurnya, para pria tak sepenuhnya paham anatomi tubuh wanita, termasuk zona-zona yang membuatnya terangsang," kata Dr. Brian Parker. 

Jangan ragu untuk berkomunikasi saat sedang berhubungan seks. Mintalah pasangan untuk mempercepat atau memperlambat gerakannya, sampai kalian mendapatkan klimaks secara bersamaan, begitu juga sebaliknya. 

Adapun jenis seks yang dinikmati orang adalah pilihan pribadi dan sangat subjektif. Beberapa pasangan suka seks yang lambat, ada juga yang lebih suka cepat. Namun, tak sedikit pula lebih suka kombinasi seks cepat dan seks lambat. Selain itu, kenikmatan dan kepuasan seks tergantung pada sejumlah variabel seperti tingkat gairah, selera dan preferensi pasangan dan suasana hati secara keseluruhan.