Lifestyle

Tips Mengubah Kebiasaan Duduk W Pada Si Kecil

Pada saat anak duduk di posisi duduk W sesekali,itu bukan masalah. Namun, Bunda tidak boleh membiarkan hal ini menjadi kebiasaan


Tips Mengubah Kebiasaan Duduk W Pada Si Kecil
Ilustrasi - Cara mengatasi kebiasaan duduk W (UNSPLASH/Patrick Fore)

AKURAT.CO, W-sitting alias duduk W adalah posisi ketika seorang anak memiliki lutut di bagian depan, tetapi pergelangan kaki dan kaki mereka berada di kedua sisi pinggul, menciptakan bentuk W. Anak mungkin merasa posisi W cukup nyaman untuk diduduki, tetapi perlu untuk menghentikannya agar tidak terbiasa. Posisi duduk W bukanlah posisi yang mendukung untuk anak.

Adapun The International Hip Dysplasia Institute menjelaskan  bahwa posisi duduk ini sering dilakukan oleh anak berusia tiga  tahun, tetapi kemudian secara alami menghilang dari rutinitas saat  tumbuh. Jika anak hanya duduk di posisi ini sesekali, itu mungkin cara yang nyaman untuk bermain atau bersantai.

Namun, banyak ahli terapi fisik dan okupasi berbagi kekhawatiran tentang duduk W. Jika anak melakukannya untuk jangka waktu yang lama, dapat menyebabkan masalah dengan perkembangan fisik.

baca juga:

Oleh sebab itu, Bunda harus memperbaiki kebiasaan itu serta memastikan bahwa kelompok ototnya terus berkembang dalam kekuatan dari waktu ke waktu. Berikut AKURAT.CO uraikan cara menghentikan kebiasaan duduk W pada anak, dilansir pada Senin (29/11/2021): 

  • Mengubah posisi duduk secara tiba-tiba tidak mudah bagi anak. Oleh karena itu, Bunda dapat memulai dengan memberi bangku kecil.
  • Segera koreksi posisi duduk W dengan meregangkan kaki ke depan. Pastikan anak duduk seperti ini saat dia membaca buku atau melakukan aktivitas sendiri.
  • Posisi lainnya adalah jongkok. Meskipun ini mungkin sulit bagi orang dewasa, ini cukup mudah bagi anak-anak karena kekuatan otot sedang meningkat. Ini juga membantu mengembangkan kekuatan inti serta kaki yang kuat dengan mudah.
  • Berlutut bisa menjadi alternatif yang lebih baik untuk posisi duduk W. Dengan menggeser satu kaki di bawah kaki yang lain dan bertumpu pada lipatan itu, anak masih dapat dengan mudah duduk di tanah serta menjaga tubuh tetap aktif.
  • Dorong anak untuk mencoba berbagai posisi duduk, dikutip dari British Columbia’s Quesnel & District Child Development Centre :
    • Duduk bersilangan (coba bergantian kaki mana yang di atas)
    • Tailor-sitting (kedua kaki ditekuk dengan kaki menyentuh)
    • Duduk menyamping (lutut ditekuk, kedua kaki di sisi tubuh yang sama)
    • long-sitting (kaki lurus ke depan)

Memperbaiki posisi duduk W pada bayi dan balita adalah cara terbaik untuk menghentikan asal mula kebiasaan tersebut. Tahun-tahun awal memainkan peran kunci dalam perkembangan, dan penting untuk memastikan anak berkembang sebaik mungkin.[]