Lifestyle

Tips Mengasuh Anak Perempuan yang Tumbuh Tanpa Sosok Ayah

Ajarkanlah anak untuk memutuskan suatu pilihan yang dihadapannya


Tips Mengasuh Anak Perempuan yang Tumbuh Tanpa Sosok Ayah
Ilustrasi kedekatan ibu dan anak perempuannya

AKURAT.CO, Belum lama ini, dunia hiburan Tanah Air dihebohkan dengan kabar kurang sedap dari pesinetron Rezky Aditya. Suami dari artis Citra Kirana itu dituding telah menelantarkan anaknya dari seorang wanita berinisial W. 

W menceritakan pernah menjalin kisah asmara dengan Rezky Aditya pada 2012 silam. Setahun kemudian, mereka dikaruniai seorang anak berjenis kelamin perempuan. Menurut pengakuan Ferry Aswan kuasa hukum W, kliennya hanya butuh pengakuan atas anak mereka. 

"Usianya udah makin dewasa, perempuan, dia harus jelas siapa orangtuanya, di situ dia harus mencari keadilan untuk anaknya," ujar Ferry beberapa waktu lalu. 

Berangkat dari kasus Rezky Aditya ini, kamu tentu menyadari jika membesarkan anak sendirian adalah salah satu pekerjaan terberat di dunia. Akan selalu ada masalah, mulai dari keuangan, menghadiri sekolah tanpa sosok suami, dan harus menjelaskan kepada oranglain mengapa tidak ada figur ayah yang hadir.

Tapi kamu tidak boleh menyerah. Jika kamu seorang ibu yang sedang mengalami hal ini sekarang, jangan merasa terlalu takut. Anak perempuan tanpa ayah tidak akan secara otomatis akan tumbuh menjadi anak yang berperilaku buruk.

Ada berbagai cara yang bisa kamu lakukan untuk mengasuh anak perempuan sehingga bisa berubah menjadi wanita yang cantik, penyayang dan sukses dalam hidup. 

Berikut AKURAT.CO uraikan beberapa tips mendidik anak perempuan yang lahir tanpa sosok ayah :

Bantu anak menemukan sosok pria yang positif

Tak jarang anak perempuan tanpa ayah berpikir bahwa semua laki-laki adalah sama. Sebagai ibu, kamu wajib mengubah cara pandang tersebut. Carilah sosok pria lain yang bisa menjadi panutan positif untuk anak. 

Kamu bisa mengenalkannya kerabat laki-laki yang kamu percayai, atau guru laki-laki yang dihormati di sekolahnya. Perkenalkanlah mereka kepada anak perempuanmu sebagai contoh pria yang positif. 

Kenali teman-temannya

Siapa orang yang sering bergaul dengan anak perempuan kamu? Apakah mereka membawa pengaruh baik untuk anakmu? Seperti yang  kamu ketahui, selama masa remaja, anak perempuan sangat mudah dipengaruhi oleh teman-temanya, Jadi, pastikan anak perempuanmu bersama dengan orang-orang yang tepat dan dapat membawa pengaruh positif.

Jangan memanjakannya

Sebagai seorang ibu tunggal, kamu mungkin cenderung untuk memanjakan anak perempuanmu. Hal ini memang dapat meningkatkan kepercayaan dirimu, namun tak baik untuk masa depan anak.

Sebagai orangtua, kamu wajib membesarkannya menjadi anak yang bertanggung jawab dan penuh perhatian. Kamu pun perlu mengajarkannya betapa pentingnya kerja keras dalam hidup. 

Jika dia malas mengerjakan pekerjaan rumah, maka bimbinglah dia tentang betapa penting sekolah untuk masa depan. Biarkan pula dia tahu betapa sulitnya mendapatkan uang, sehingga anak bisa menghargai nilai pencapaian.

Bantu anak membangun rasa percaya diri

Apa yang disukai anak perempuanmu? Apakah dia menyukai olahraga, modeling, atau menyanyi? Apakah dia menyukai sains? Apa pun yang membuatnya paling percaya diri, jadilah pendukung nomor satu dan biarkan dia mengembangkan hobi itu.

Biarkan dia membuat pilihannya sendiri. Dengan ini, dia akan belajar bagaimana berdiri sendiri dan percaya atas semua pilihan tersebut.

Hindari bersikap tegas dan cemas secara berlebihan, dan jangan memaksanya melakukan hal-hal yang ingin kamu lakukan. Jangan memarahinya karena hal-hal kecil.

Ingat, anak bukanlah perpanjangan dari diri kamu sendiri. Dia adalah dirinya sendiri, jadi biarkan dia berkembang dengan caranya sendiri. 

Puji karakter, bukan hanya penampilan fisik

Untuk membesarkan orang dewasa yang berempati dan kolaboratif, kamu juga harus memuji hal-hal yang dilakukan anak perempuanmu. Ya, jangan hanya memuji penampilan fisiknya saja.

Mungkin terdengar sepele, namun ini bisa benar-benar dapat membuat perbedaan dengan cara anak memandang dan mendefinisikan apa yang benar-benar penting dalam hidup.

Apakah dia membantu teman sekelasnya di sekolah? Apakah dia baru saja membela teman-teman yang diganggu? Dengan memperhatikan perbuatan baiknya, dia akan belajar bahwa hubungan dan karakter adalah hal paling penting untuk dibangun dalam kehidupan, dibandingkan hanya melihat fisik belaka. 

Jadilah sahabat

Pada akhirnya, kamu adalah satu-satunya orang tua yang dimiliki anak perempuanmu. Saat butuh nasihat tentang teman-temannya, atau dia mulai tertarik dengan laki-laki, dia akan selalu datang kepadamu. Dengarkan dia dengan pikiran terbuka dan hati yang penuh kasih, dan buat dia merasa diterima.

Ingat, dia membutuhkan sosok dewasa yang bisa dihormati dan menjadi panutan dalam hidupnya. dan kamu adalah sosok terbaik untuk itu semua.[]