Lifestyle

Cara Ampuh Kontrol Minyak di Wajah

Minyak berlebih pada wajah dapat menyumbat pori-pori, memberikan tampilan mengkilap yang tidak diinginkan, dan serta memicu munculnya jerawat


Cara Ampuh Kontrol Minyak di Wajah
Ilustrasi - Cara ampuh mengontrol minyak di wajah (UNSPLASH/Kalos Skincare)

AKURAT.CO, Kulit berminyak terjadi ketika kelenjar kulit menghasilkan terlalu banyak sebum – bahan berminyak yang menghidrasi dan melindungi kulit. Meskipun bermanfaat, minyak berlebih ini dapat menyumbat pori-pori, memberikan tampilan mengkilap yang tidak diinginkan, dan serta memicu munculnya jerawat. Ada banyak tips untuk mengatasi kulit berminyak, namun cara terbaik adalah kembali pada perawatan dasar. 

Nah, jika kamu memiliki kulit berminyak dan kerap menyebabkan berbagai masalah, berikut AKURAT.CO uraikan empat cara mengontrol kulit berminyak, dilansir pada Senin, (29/11/2021): 

Mencuci muka

Mencuci muka penting karena membersihkan kotoran atau minyak yang menumpuk di pori-pori. Ketika terlalu banyak kotoran dan minyak menumpuk di kulit itu bisa menyebabkan jerawat.

Para ahli menyarankan agar mencuci muka dua kali sehari, pagi hari dan sebelum tidur. American Academy of Dermatology (AAD) juga merekomendasikan untuk mencuci muka setelah berolahraga.

"Bahkan jika kamu mencuci muka di malam hari dan menghapus semua riasan, kamu juga harus mencuci muka di pagi hari," kata Debra Jaliman, MD, dokter kulit bersertifikat NYC. 

Ini karena pada malam hari, saat tidur, bakteri dan minyak yang tidak diinginkan dapat menumpuk di kulit.

Jika memiliki kulit berminyak, kamu mungkin tergoda untuk menggunakan pembersih wajah yang mampu menghilangkan terlalu banyak sebum. Akan tetapi, itu justru dapat memicu kulit untuk memproduksi minyak berlebih. AAD merekomendasikan untuk menghindari pembersih kulit yang mengandung alkohol.

Sebagai gantinya, kamu sebaiknya menggunakan produk berlabel "gentle" yang bisa masuk lebih dalam ke pori-pori untuk menghilangkan minyak berlebih. 

Gunakan pelembap

Banyak orang mengira bahwa pelembap hanya akan membuat kulit berminyak semakin "parah." Namun, perlu diingat bahwa sangat penting untuk menjaga kulit tetap terhidrasi.

“Tidak menggunakan pelembap bisa menjadi bumerang bagi mereka yang memiliki kulit berminyak,” kata Jaliman. 

Saat memilih untuk tidak menggunakan pelembap, kulit akan mencoba mengimbangi kelembapan yang hilang dan menghasilkan lebih banyak minyak.

Oleh karena itu, kamu wajib melembapkan wajah dengan jenis produk yang tepat. Itu akan membantu menjaga keseimbangan kulit berminyak. Pilih produk yang non-comedogenic, artinya tidak ada minyak, lilin, atau petrolatum yang dapat menyumbat pori-pori dan dapat memperburuk kulit berminyak.

Konsumsi makanan sehat dan seimbang

 Kesehatan kulit dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk jenis makanan yang kamu konsumsi. 

"Memiliki pola makan yang buruk,terlalu banyak makanan manis dapat memperburuk kulit berminyak," kata Jaliman.

Makan makanan manis meningkatkan kadar gula darah, yang kemudian menyebabkan tubuh melepaskan hormon insulin. Efek samping dari kondisi ini adalah peningkatan produksi minyak pada kulit. 

Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi susu dapat meningkatkan peluang terkena jerawat. Para peneliti berpikir ini karena susu secara alami mengandung hormon pertumbuhan yang mirip dengan insulin.

Secara khusus, penelitian menunjukkan bahwa menghindari susu skim dapat menjadi langkah yang membantu menuju kesehatan kulit yang lebih baik. Pasalnya, susu skim mengandung tingkat hormon pertumbuhan yang lebih tinggi daripada produk susu berlemak.

Mencoba kontrol kehamilan

Hormon memiliki pengaruh besar pada bagaimana kulit terlihat dan terasa, termasuk hormon seks seperti estrogen dan androgen. Sebuah tinjauan 2018 dari beberapa penelitian tentang kontrol kehamilan dan jerawat menemukan bahwa sekitar setengah dari semua pasien yang mulai menggunakan kontrasepsi akan mengalami peningkatan pada jerawat. 

Oleh sebab itu, kamu wajib kamu wajib mengetahui tentang jenis  kontrol kehamilan hingga keefektifannya. Misalnya, pil KB umumnya mengandung estrogen dan progestin, hormon yang mengatur siklus menstruasi dan juga menurunkan kadar androgen tubuh.Karena androgen berkontribusi pada perkembangan kulit berminyak dan jerawat, dokter akan sering meresepkan alat kontrasepsi kepada wanita untuk membantu mengendalikan kondisi ini.

Itulah empat cara untuk mengontrol kulit berminyak. Namun, kamu perlu menyadari bahwa kulit setiap orang sangat berbeda, tidak ada solusi universal untuk kulit berminyak. Untuk membantu mengendalikannya, kamu harus memahami penyebab yang mendasarinya. Jika  mengalami kesulitan merawat kulit,  jangan ragu untuk meneemui dokter kulit.[]