Tech

Tips Agar Tidak Tertipu Saat Beli Motor Bekas

Kamu bisa mengeluarkan uang lebih banyak kalau salah beli motor bekas.


Tips Agar Tidak Tertipu Saat Beli Motor Bekas
Ilustrasi - Tips membeli motor bekas. (pixabay.com/monoar cgi)

AKURAT.CO, Ketika memutuskan untuk membeli motor bekas, tentunya perlu teliti dan hati-hati agar tidak salah membeli.

Meski harga motor bekas tidak semahal motor baru, tapi saat buru-buru membeli dan salah pilih motor bekas, tentunya bisa membuat kamu justru lebih banyak mengeluarkan uang.

Hal terjadi karena kamu harus memperbaiki banyak komponen yang kondisinya sudah tidak baik lagi.

baca juga:

Supaya tidak salah beli, ada sejumlah tips yang bisa kamu terapkan dalam memilih motor bekas.

Melansir dari laman Suzuki, berikut tips membeli motor bekas yang akan membantu kamu menemukan motor idaman.

Tentukan motor apa yang ingin dibeli

Ketika ingin membeli motor bekas, tentu kamu wajib mencari tahu jenis motor apa yang ingin dimiliki.

Tanpa menentukan motor apa yang ingin dibeli, kamu akan merasa kesulitan memilih ketika datang ke penjual motor bekas yang menawarkan banyak pilihan. 

Untuk tahu apa motor yang cocok bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Misalnya, jika kamu ingin menggunakannya untuk perjalanan jarak jauh setiap hari, membeli motor dengan cc besar bisa jadi pilihannya. 

Namun, jika ksmu ingin menggunakan motor untuk area perkotaan, motor matic dengan cc kecil bisa dipertimbangkan.

Selain itu, kamu juga perlu mencocokkan motor dengan biaya yang dimiliki saat ini. 

2. Pahami harga pasaran motor saat ini

Penting sekali untuk tahu harga pasaran motor baru dan bekas saat ini. Mengingat, apabila harga motor bekas yang ditawarkan tidak terlalu jauh dengan harga barunya tentu kamu akan rugi. 

Mengetahui harga juga menghindari kamu agar tidak tergiur dengan tawaran motor harga murah. Apalagi setiap tipe motor harganya akan berbeda beserta kondisinya.

Kamu bisa mengetahui harga pasaran motor dari kerabat, sosial media atau media lainnya. 

3. Jangan buru-buru membayar

Saat mau membeli motor bekas, hindari juga untuk langsung memberikan uang muka dengan iklan penjualan yang kamu lihat tanpa mengecek motor terlebih dahulu.

Jangan hanya karena motor yang kamu idam-idamkan dijual dengan harga murah atau bisa dibayar dengan dicicil, kamu langsung membelinya. 

Alasan apapun yang ditawarkan oleh penjual seperti agar motor tidak dibeli orang lain sebaiknya jangan terlalu dihiraukan.

Apalagi jika kamu membeli secara online dan diharuskan transfer untuk uang muka. 

4. Memilih penjual motor yang jujur

Selain tidak terburu-buru, tips membeli motor bekas lainnya adalah harus selektif saat memilih penjual.

Kamu perlu mencari tahu di manakah penjual yang terpercaya dan  jujur. Saat ini ada banyak sekali penjual yang tujuannya adalah menipu konsumennya. 

Ada banyak cara penipuan seperti menjual dengan harga mahal padahal kondisi motor tidak bagus.

Maka dari itu kamu bisa mencari motor di tempat kenalan atau penjual yang dipercaya oleh teman berpengalaman. 

5. Periksa surat kendaraan

Pada saat kamu mengecek kondisi motor, ada beberapa hal yang harus diketahui. Pertama adalah soal surat-surat kendaraan.

Berkas yang dicek adalah STNK dan juga BPKB harus sesuai dengan plat motor dan cek juga nama pemilik sepeda motor. 

Melalui BPKB kamu akan tahu apakah kendaraan sudah sering diperjualbelikan atau baru di tangan pertama. Mengetahui surat ini bertujuan supaya kamu tidak membeli motor curian mengingat saat ini begitu banyak kasus curanmor. 

6. Mencocokan nomor rangka dan mesin

Tips membeli motor bekas selanjutnya adalah mengecek nomor mesin dan rangka pada motor. Pencocokan harus dilakukan dengan surat-suratnya.

Nomor yang tertera pada rangka dan mesin harus sama dengan yang tertulis pada surat kendaraan. 

Bagian ini seringkali terlewatkan dan bisa berakibat sangat fatal. Apabila nomor tidak cocok pada surat sebaiknya jangan dibeli. Karena mungkin saja kendaraan tersebut hasil curian.

Selain itu, kamu akan mendapat masalah ketika hendak mengurus surat kendaraan nantinya.

7. Mengecek keadaan bodi motor

Apabila surat dan nomor sudah sesuai maka kamu bisa melanjutkan pengecekan pada kondisi fisik motor.

Untuk pengecekan ini tentu lebih mudah karena sangat terlihat dengan jelas. 

Kondisi yang bagus tentu saja bebas goresan, peyok, atau retak yang menjadi tanda kendaraan pernah jatuh atau bertabrakan.

Cobalah menanyakan apakah semua suku cadang yang digunakan masih asli dan tidak ada perubahan. 

Lebih baik untuk mengajak kerabat yang paham betul dengan motor sehingga mereka bisa mengenali kejujuran dari jawaban penjual dari kondisi motor. Jadi, kamu akan terhindar dari penipuan. 

8. Mengecek kondisi oli 

Tips membeli motor bekas selanjutnya adalah mengetahui bagaimana kondisi oli dari kendaraan. Cek apakah jumlah oli berlebihan atau tidak.

Oli yang kondisinya masih bagus akan bekerja baik dalam meredam suara mesin. Jadi akan lebih baik untuk menyalakan kendaraan. 

Selain itu, cek kapasitas oli dari pengukur batas maksimal yang biasanya terdapat pada penutup oli. Langkah ini tentu sangat penting agar kamu tahu bahwa kendaraan masih menggunakan oli yang bagus. 

9. Nyalakan mesin

Apabila kedua hal di atas sudah berjalan dengan baik, kamu bisa menghidupkan kendaraan. Kamu tidak perlu menambah gas melainkan membiarkan agar motor menyala.

Dengan begitu akan terdengar apakah suara mesin masih halus. 

Selain itu, biasanya mesin yang dinyalakan tanpa digas dengan putaran mesin di bawah 1500 rpm akan tampak bermasalah atau tidak. Jika tiba-tiba mati artinya ada beberapa masalah pada mesinnya. 

 10. Mengecek fungsi speedometer

Speedometer tak luput dari pengecekan dan menjadi tips membeli motor bekas yang tak boleh dilewatkan.

Saat dijalankan speedometer harus bisa bekerja dengan baik karena fungsinya sangat penting untuk motor. 

Selain itu, indikator seperti bahan bakar, lampu dan penghitung jarang juga harus berfungsi. Pastikan panelnya tidak ada yang bermasalah atau mati. Kamu bisa langsung mengeceknya dengan mengendarai kendaraan.[]