Lifestyle

Tips Agar Si Kecil Berhenti Melempar Makanannya

Pada saat Si Kecil melempar makanan ke lantai, langit-langit, dan ke seluruh ruangan, Bunda tidak seharusnya marah. Namun, ada cara untuk mengatasi ini


Tips Agar Si Kecil Berhenti Melempar Makanannya
Ilustrasi - Cara agara anak berhenti melempar dan membuang makanan (busseltondoctors.com.au)

AKURAT.CO Dalam banyak kasus, melempar makanan adalah hasil dari belajar bagaimana mengontrol dan mengoordinasikan makanan, dan mengembangkan keterampilan motorik halus. Pada bayi usia enam sampai delapan bulan, jarang sekali membuang makanan dengan sengaja. Untuk bayi yang lebih besar (sembilan hingga 12 bulan), itu menjadi latihan dalam mempelajari sebab-akibat.

Pada saat Si Kecil melempar makanan ke lantai, langit-langit, dan ke seluruh ruangan, apakah yang akan Bunda lakukan? Apakah Bunda akan mencoba berargumentasi dengan seorang balita?

Bunda sebaiknya tidak mengacaukan segalanya dengan memarahi Si Kecil. Akan tetapi bukan berarti Bunda membiarkan ini begitu saja, dan menjadi kebiasaan yang sulit dihilangkan.

Jadi, cobalah terapkan beberapa tips yang sudah dirangkum AKURAT.CO berikut ini untuk membantu Si Kecil belajar berhenti menjatuhkan atau melempar makanannya, Senin (6/12/2021): 

Tawarkan pilihan

Kebanyakan balita suka memilih apa yang mereka konsumsi. Bunda dapat memberi Si kecil dua atau tiga pilihan. Ini akan membuat Si Kecil lebih tertarik dengan pilihan makanan mereka. Bunda dapat merotasi antara susu, sayuran, dan buah-buahan.

Makan bersama Si Kecil

Si Kecil akan merasa sangat dicintai saat Bunda memberikan perhatian untuknya. Saat Bunda berada di sampingnya, Si Kecil akan makan dan mulai berbicara. Ini bisa menjadi kesempatan baik untuk menanamkan nilai-nilai tertentu dan mencegah potensi perilaku buruk yang mungkin terjadi.

Sediakan makanan dengan porsi kecil

Bunda pasti ingin menyediakan makanan sehat untuk Si Kecil. Namun, jangan lupa bahwa Si Kecil  tidak akan dapat mengkonsumsi begitu banyak makanan sekaligus.  Bunda pun perlu menyadari bahwa semakin banyak makanan di piringnya, artinya lebih banyak tenaga untuk beraktivitas. 

Mematuhi aturan

Ketika Si Kecil berusia sekitar 20 bulan atau bahkan sebelumnya, Bunda dapat mulai menetapkan batas yang jelas untuk menunjukkan bahwa perilaku tertentu seperti menjatuhkan makanan atau melemparkannya ke langit-langit tidak disukai. Sedikit disiplin dapat membantu anak untuk mencegah tindakan yang mengganggu di masa depan.

Jangan bereaksi

Si Kecil adalah pencari perhatian yang berkembang dari reaksi. Untuk menghindari perilaku tersebut, lakukan yang terbaik untuk tetap tenang dan netral. Ambil makanannya tapi jangan kembalikan ke nampan atau meja, dan katakan sesuatu seperti “Makanan ada di nampan” atau “Makanan tetap di meja.”

Konsistenlah dengan frasa yang Bunda gunakan. Pastikan pula untuk menggunakan frasa yang menunjukkan apa yang Bunda inginkan terjadi. Hindari menggunakan frasa seperti, “Kami tidak membuang makanan,” yang menunjukkan apa yang tidak Bunda inginkan. 

Tindakan pencegahan yang diperlukan

Bunda harus membuat semua pengaturan yang diperlukan. Keterampilan motorik halus Si Kecil belum berkembang sepenuhnya, sehingga banyak makanan yang berhamburan dan berceceran. Dalam kasus seperti itu, Bunda dapat menyingsingkan lengan baju atau mengalungkan celemek di lehernya, meletakkan koran di sekitar area duduknya, dan bahkan mungkin menjauh dari dinding dan gorden.