Lifestyle

Tipe Kepribadian Ini Lebih Mungkin Untuk Selingkuh

Ada banyak alasan mengapa orang selingkuh


Tipe Kepribadian Ini Lebih Mungkin Untuk Selingkuh
Ilustrasi - Karakteristik orang yang lebih mungkin berselingkuh (theghanareport.com)

AKURAT.CO Perselingkuhan adalah pelanggaran dan pembunuh utama hubungan percintaan yang terkenal kejam. Mirisnya, sebagian besar populasi di dunia pernah berselingkuh. Beberapa penelitian menunjukkan satu dari lima orang telah berselingkuh, baik melibatkan seks atau emosional, bahkan keduanya. 

Fenomena ini sulit untuk dipelajari tetapi sering dibahas. Sebuah studi baru yang diterbitkan dalam jurnal Personality and Individual Differences menunjukkan bahwa orang-orang yang sangat penuh tanggung jawab, jujur ​​secara moral, dan disiplin, cenderung tidak melakukan perselingkuhan.

Sementara, orang yang berpikiran terbuka, penuh semangat menyambut pengalaman baru, tentu saja akan menjadi seseorang yang lebih mungkin tertarik oleh orang lain.

baca juga:

Orang yang memiliki keterbukaan tinggi juga cenderung lebih kreatif dan imajinatif, bebas secara seksual, bahagia dalam situasi sosial. Lewat hasil penelitian ini pun ditemukan bahwa ada banyak alasan mengapa orang selingkuh, dan itu tidak selalu karena mereka adalah orang yang buruk dan jahat.

Orang yang berselingkuh tidak selalu psikopat jahat, kasar, dan dingin. Faktanya, kepribadian positif dan banyak dipuji cukup sering terkait dengan perselingkuhan.

“Banyak orang yang berselingkuh bukanlah orang yang 'jahat' tetapi hanya orang-orang yang telah membuat keputusan yang menyakiti orang lain," kata terapis seks bersertifikat Dr. Tammy Nelson, dikutip AKURAT.CO pada Kamis (27/1/2022). 

Studi ini juga menemukan beberapa tren umum lainnya seputar siapa yang cenderung selingkuh. Wanita cenderung tidak setia dibandingkan pria. Dan mereka juga merupakan orang-orang dalam hubungan yang memuaskan. 

“Secara keseluruhan, berdasarkan temuan, kami dapat memprediksi bahwa kelompok yang paling kecil kemungkinannya untuk selingkuh adalah wanita yang memiliki kesadaran tinggi dan keterbukaan yang rendah, dalam hubungan yang memuaskan dan dalam konteks di mana perselingkuhan wanita membawa konsekuensi negatif yang parah,” tulis para peneliti.

Sementara kelompok yang paling mungkin untuk selingkuh adalah pria yang tidak berada dalam hubungan yang memuaskan, memiliki nilai kesadaran rendah, keterbukaan tinggi. Selain itu, budaya di mana pria yang berselingkuh tidak dihukum berat dan dianggap wajar juga memengaruhi kondisi ini.