Olahraga

Tinggalkan MotoGP, Suzuki: Masalah Ekonomi Jadi Penyebabnya

Suzuki mengumumkan terpaksa meninggalkan MotoGP akhir musim ini.


Tinggalkan MotoGP, Suzuki: Masalah Ekonomi Jadi Penyebabnya
Pembalap Suzuki Ecstar, Alex Rins saat balapan di Sirkuit Jerez ( REUTERS/Marcelo Del Pozo)

AKURAT.CO, Setelah satu pekan menjadi rumor liar, akhirnya Suzuki mengonfirmasi keputusan untuk meninggalkan MotoGP setelah musim 2022. Tim pabrikan asal Jepang itu juga membeberkan alasannya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, beredar laporan pekan lalu bahwa anggota tim MotoGP sudah diberitahu soal rencana mengejutkan Suzuki. Padahal, mereka telah perpanjangan kontrak untuk tetap di MotoGP sampai musim 2026. Namun, Suzuki telah membahas hal ini dengan Dorna Sports.

"Sayangnya, situasi ekonomi terkini dan perlunya memusatkan upaya terhadap perubahan-perubahan besar yang dihadapi dunia otomotif dalam beberapa tahun ini, memaksa Suzuki untuk mengalihkan anggaran dan sumber daya manusia untuk mengembangkan teknologi baru," demikian pernyataan resmi Suzuki, Kamis (12/5/2022).

baca juga:

"Kami ingin menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada tim Suzuki Ecstar kami, kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan balap motor Suzuki selama bertahun-tahun dan kepada semua penggemar Suzuki yang telah memberikan dukungan antusiasnya kepada kami."

Praktis, ini merupakan kedua kalinya mereka meninggalkan MotoGP. Sebelumnya, tim pabrikan asal Jepang itu pernah keluar dari MotoGP sebelumnya, meninggalkan balap kelas utama itu setelah musim 2011 karena resesi ekonomi. Mereka kembali berpartisipasi secara penuh pada 2015.

Suzuki pernah membuat kejutan dengan memenangkan kejuaraan dunia MotoGP bersama Joan Mir pada tahun 2020. Penampilan Suzuki sebenarnya cukup konsisten setelah Mir mampu finis ketiga pada musim lalu dan telah mengambil dua podium dengan Alex Rins sejauh musim ini.

Menariknya, ada perbedaan kecil namun signifikan dalam pernyataan yang dipublikasikan oleh Suzuki (seperti di atas) dan di situs resmi MotoGP.

Pernyataan Dorna yang dikaitkan dengan Suzuki juga mencakup baris tambahan, sebelum paragraf terakhir, yang berbunyi: 'Untuk alasan yang sama, Suzuki juga mempertimbangkan untuk mengakhiri kegiatan balap lainnya.'

Dengan kata lain, menurut pernyataan MotoGP.com, Suzuki mungkin berencana untuk mundur secara efektif dari semua aktivitas motorsport yang mereka ikuti.[]