News

Tim Tabur Tangkap Buronan Kasus Korupsi Kanwil Depag Sulsel

Tim Tabur Tangkap Buronan Kasus Korupsi Kanwil Depag Sulsel
Tim Tabur tangkap buronan ke 106 (Istimewa)

AKURAT.CO, Tim Tabur Kejaksaan kembali berhasil mengamankan Terpidana yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan khususnya Kejaksaan Negeri Makassar. Buronan yang berhasil diamankan adalah Ahmad Rasyidi. 

“Telah buron selama kurang lebih 4 tahun sejak tahun 2016, dimana sebelumnya Terpidana adalah Terdakwa dalam kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Penyalahgunaan Anggaran Dana Block Grant Tahun Anggaran 2007 pada Kantor Wilayah Departemen Agama Provinsi Sulawesi Selatan yang merugikan keuangan negara sebesar Rp1,041 miliar,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Hari Setiyono, Kamis (5/11/20200).

Berdasarkan putusan Mahkamah Agung Rl. Nomor : 2550 K/Pid.SUS/2015 tanggal 09 Agustus 2016, Terpidana diputuskan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan perbuatan tindak pidana korupsi secara bersama sama sebagaimana dalam surat dakwaan melanggar Pasal 2 Ayat 1 Jo. Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diuabah dan ditambah dengan Undang-Undang Nonor 20 Tahun 2001. Terpidana dihukum pidana penjara selama 6 tahun dan denda sebesar Rp200 juta.

baca juga:

Diketahui, awalnya ketika Putusan Mahkamah Agung RI Nomor : 2550 K/Pid.SUS/2015 tanggal 09 Agustus 2016 diterima oleh Jaksa pada Kejaksaan Negeri Makassar, Terpidana dilakukan pemanggilan untuk melaksanakan isi putusan. Namun yang bersangkutan tidak mengindahkan walaupun sudah dipanggil secara patut 3 kali berturut turut dan oleh karena itu kemudian Terpidana dimasukan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dan dinyatakan buron.

Selanjutnya ketika diintensifkan pencarian buronan oleh Tim Tabur Kejaksaan RI. diperoleh informasi bahwa Terpidana sedang berada di rumahnya di Jalan Al Markaz Al Islami Kelurahan Lembo Kecamatan Tallo Kota Makassar. Setelah dapat dipastikan keberadaan Terpidana di dalam rumahnya kemudian Tim Tabur langsung melakukan penangkapan untuk selanjutnya dibawa ke Kantor Kejaksaan Negeri Makassar untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan serta Rapid Tes dengan hasil Terpidana dinyatakan sehat / Non reaktif. Selanjutnya Terpidana dibawa ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I A Makassar untuk menjalani hukuman pidana penjara.

Keberhasilan penangkapan buronan pelaku kejahatan oleh Tim Tabur Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan dan Tim Tabur Kejaksaan Negeri Makassar ini, merupakan keberhasilan Tangkap Buronan (Tabur) yang ke – 106 di tahun 2020 dari buronan yang berhasil diamankan oleh Tim Tabur Kejaksaan RI. dari berbagai wilayah, baik dalam kategori tersangka, terdakwa, maupun terpidana. []