News

Tim Penyidik PNS Dalami Dugaan Kepemilikan Satwa yang Dilindungi pada TRP

Terbit diperiksa sebagai saksi terkait kasus kepemilikan hewan satwa yang dilindungi.


Tim Penyidik PNS Dalami Dugaan Kepemilikan Satwa yang Dilindungi pada TRP
Bupati nonaktif Langkat Terbit Rencana Perangin di Gedung Merah Putih KPK, Selasa (17/5/2022). (AKURAT.CO/Fajar Rizky Ramadhan)

AKURAT.CO, Tim Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) pada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) telah selesai melakukan pemeriksaan terhadap Bupati nonaktif Langkat yakni Terbit Rencana Perangin di Gedung Merah Putih KPK, Selasa (17/5/2022),

Dalam hal itu, ia diperiksa sebagai saksi terkait kasus kepemilikan hewan satwa yang dilindungi. Usai diperiksa, Terbit menjelaskan bahwa dirinya mengaku bahwa tidak mengetahui jika satwa yang dimaksud belum memiliki izin.

"Satwa langka itu saya tidak ada memeliharanya, karena dititipkan. Yang menitipkan itu, ada tadi sudah saya jelaskan kepada pihak pemeriksa," jelas Terbit di Gedung Merah Putih KPK, Selasa (17/5/2022).

baca juga:

Terbit membantah bahwa dirinya mendapatkan komisi ataupun kompensasi dengan penitipan satwa tersebut kepada dirinya. 

"Karena dititipkan itu saya tidak tau, karena satwa yang dititipkan itu saya tidak tau bahwa adalah satwa yang dilindungi. Itu aja. Kalo tau saya pasti akan mengarahkan kepada yang menitipkan itu bahwa saya akan mempertanyakan izin mereka," tuturnya.

Terkait dengan pemeriksaan tersebut, Terbit mengaku diberikan 39 pertanyaan oleh tim penyidik PNS. Ia membeberkan salah satu satwa yang dilindungi dan belum memiliki izin untuk dipelihara yakni orang utan.

Ketika disinggung terkait pemilik sebenarnya yang memiliki kepemilikan hewan tersebut, Terbit hanya menjelaskan bahwa seseorang yang menetipkan hewan tersebut hanya salah seseorang dari masyarakat.

"Iya titipan, dari masyarakat saja. Demi tuhan itu titipan semua," pungkasnya.

Sementara itu, tim penyidik KLHK menyampaikan bahwa pemeriksaan terhadap Terbit dilakukan terkait kasus kepemilikan satwa yang dilindungi.