Olahraga

Tim Panahan Bidik Nomor Berikutnya Setelah Gagal di Campuran

Langkah Ega dan Anis terhenti di babak perempat final.


Tim Panahan Bidik Nomor Berikutnya Setelah Gagal di Campuran
Atlet panahan Indonesia, Riau Ega Agatha dan Diananda Choirunisa saat tampil di babak perempat final nomor beregu campuran Olimpiade Tokyo 2020 menghadapi wakil Turki, Yasemin Anagoz dan Mete Gazoz di Yumenoshima Final Field, Sabtu (24/7) (NOC INDONESIA)

AKURAT.CO, Langkah Riau Ega Agatha dan Diananda Choirunisa di nomor beregu campuran Olimpiade Tokyo 2020 terhenti di babak perempat final oleh wakil Turki, Yasemin Anagoz dan Mete Gazoz dengan skor 6-2 di Yumenoshima Final Field.

Ega dan Anis sebenarnya sempat tampil meyakinkan di set pertam dan kedua. Namun, mereka mulai mengalami kesulitan di set ketiga dan keempat, di mana angin kembali menjadi faktor penghambat.

“Tadi kami sudah mencoba semaksimal mungkin untuk menentukan arah angin, dan pada saat menembak sempat tidak ada angin,” kata Ega mengomentari jalannya laga, Sabtu (24/7).

“Tapi saat sudah melepas anak panah, angin bertiup di tengah, sehingga arahnya belok. Kami mau memperbaiki sudah ketinggalan cukup jauh. Semoga bisa tampi lebih baik lagi di nomor berikutnya.”

Evaluasi langsung diberikan pelatih Lilies Handayani. Peraih medali perak Olimpiade Seoul 1988 itu mengatakan sebenarnya mereka optimis dan para atlet sudah melihat ke mana arah angin berhembus.

“Tapi ternyata masih kurang detil. Tiupan angin yang sekarang berbeda dari yang kemarin. Sebelumnya angin bukan dari tengah, tapi di target dan sisi,” jelas Lilies mengenai kondisi pertandingan.

“Sekarang, angin di tengah sementara di target tidak ada angin. Jadi kita terkecoh. Saat membidik tidak ada angin di target, tapi saat lepas muncul angin di tengah.”

Kegagalan di nomor beregu tidak membuat tim panahan putus asa. Anis -sapaan Choirunisa- masih akan turun di nomor perorangan, sementara Ega -sapaan Riau Ega- masih akan tampil di nomor perorangan dan beregu.

“Untuk individual saya tetap optimis. Setelah ini, kami akan berlatih lagi agar bisa memperkecil kesalahan di nomor berikutnya. Solusinya, kami harus lebih teliti melihat arah angin, tidak hanya di target, tapi juga di tengah, antara pepanah dan target,” ujarnya.

Anis akan mengawali babak pertama nomor perorangan melawan atet Denmark, Maja Jager pada Kamis (29/7), sementara Ega menghadapi David Barnes (Australia) dan Bagas Prastyadi melawan atlet Australia Taylor Worth pada hari yang sama. Sebelumnya, pada Selasa (27/7), Arif Dwi Pangestu akan lebih dulu menghadapi wakil Jerman, Florian Unruh.[]