News

Tim Jaksa KPK Limpahkan Berkas Perkara Abdul Gafur Mas'ud ke PN Samarinda

Tim Jaksa KPK melimpahkan berkas perkara Bupati nonaktif PPU Abdul Gafur Mas'ud ke Pengadilan Tipikor pada PN Samarinda


Tim Jaksa KPK Limpahkan Berkas Perkara  Abdul Gafur Mas'ud ke PN Samarinda
Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas'ud (tengah) bersama sejumlah pihak mengenakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan terkait operasi tangkap tangan (OTT) di gedung KPK, Jakarta, Kamis (13/1/2021). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Berkas perkara kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa serta perizinan di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, tahun 2021-2022 siap disidangkan.

Tim Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melimpahkan berkas perkara Bupati nonaktif Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Mas'ud ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Samarinda.

"Tim Jaksa, (24/5) telah selesai melimpahkah berkas perkara bersama surat dakwaan Terdakwa Abdul Gafur Mas’ud dkk ke Pengadilan Tipikor pada PN Samarinda," ucap Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (25/5/2022).

baca juga:

Ali menjelaskan selain pelimpahan berkas Abdul Gafur Mas'ud, Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK juga melimpahkan berkas perkara tersangka lainnya yakni Bendahara Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Balikpapan Nur Afifah Balqis, Plt Sekretaris Daerah PPU Mulyadi, Kepala Bidang Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten PPU Jusman serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang PPU Edi Hasmoro

Ali mengungkapkan penahanan AGM atau Abdul Gafur Mas'ud sepenuhnya menjadi kewenangan pengadilan Tipikor, namun hingga kini tempat penahanan untuk sementara waktu masih dilakukan di Rutan KPK.

"Abdul Gafur Mas'ud dan Nur Afifah Balqis ditahan di Rutan KPK gedung Merah Putih, Edi Hasmoro dan Jusman ditahan di Rutan Polres Jakarta Pusat, dan Mulyadi ditahan di Rutan Polres Jakarta Timur," tutur Ali.

Ali mengungkapkan tim jaksa KPK selanjutnya masih akan menunggu penetapan penunjukkan Majelis Hakim dan penetapan hari sidang pertama dengan agenda pembacaan surat dakwaan.

Ali juga menjelaskan para terdakwa akan didakwa dengan Pasal 12 huruf b Jo Pasal 18 UU Tipikor Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP Jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP atau Pasal 11 Jo Pasal 18 UU Tipikor Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Kasus suap di Kabupaten Penajem Paser Utara bermula dari operasi tangkap tangan atau OTT KPK terhadap Abdul Gafur Mas'ud bersama lima tersangka lainnya.