Olahraga

Tim F1 Disebut Keberatan dengan Jadwal 24 Seri Musim 2023

Berdasarkan jadwal Formula One 2023 yang sudah dirilis FIA, ada dua periode di mana para pembalap akan bekerja tiga pekan beruntun.

Tim F1 Disebut Keberatan dengan Jadwal 24 Seri Musim 2023
Pembalap akan menghadapi tujuh balapan yang akan digelar dalam dua pekan beruntun pada musim 2020. (REUTERS/Bernadett Szabo)

AKURAT.CO, Sejumlah tim Formula One (F1) dikabarkan tak menerima pengumuman balapan musim 2023 yang bertambah menjadi 24 seri. Kalender balapan yang diumumkan oleh Federasi Otomobil Internasional (FIA) tersebut disinyalir tak dikonsultasikan terlebih dahulu dengan tim.

Sebagaimana dikabarkan The Guardian, tim F1 merasa frustrasi dengan pengumuman yang dilakukan FIA pada Selasa (20/9) lalu tersebut. FIA dianggap tak memberikan pemberitahuan dan wanti-wanti terutama dengan jadwal padat tiga pekan beruntun.

Berdasarkan jadwal yang sudah dirilis FIA, ada dua periode di mana para pembalap akan bekerja tiga pekan beruntun. Periode pertama pada 21 Mei–4 Juni di mana para pengemudi akan membalap di Grand Prix Emilia Romagna, Monako, dan Spanyol.

baca juga:

Periode kedua di benua Amerika pada 22 Oktober–5 November. Balapan tiga pekan beruntun dilakukan di Amerika Serikat, bergeser ke Meksiko, dan berlanjut ke Grand Prix Brasil di sirkuit klasik Interlagos, Sao Paulo.

Sumber di dalam F1 mengatakan bahwa penjadwalan ini akan membuat pembalap kelelahan sekaligus menunjukkan bahwa FIA dan tim tidak memiliki komunikasi yang mulus. Salah satu anggota tim menyebut bahwa cara FIA bersikap dalam hal ini “tak bisa diterima”.

Bukan hanya itu, operator balapan juga mengaku kaget dengan jadwal dan cara FIA menyampaikan pengumuman. F1 tidak mendapatkan kesempatan untuk mengumumkan secara terpisah kesepakatan baru dengan Monako sampai 2025 dan juga konfirmasi balapan anyar di Las Vegas.

FIA sendiri mengklaim bahwa mereka masih menjalin hubungan baik dengan tim F1. Namun, situasi sehubungan jadwal ini sudah menciptakan konflik di mana para pembalap bersiap menempuh musim paling melelahkan sepanjang sejarah.

Dua puluh empat seri dalam setahun kalender merupakan rekor dalam sejarah balap mobil paling bergengsi di dunia tersebut. Balapan akan dimulai di Bahrain pada 5 Maret dan diakhiri di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, 26 November.

Sebanyak 16 dari total 20 pembalap sudah dikonfirmasi bakal turun musim depan. Tim yang masih punya satu posisi kosong adalah Alfa Rome, Alpine, Haas, dan Williams.[]