Lifestyle

3 Kiat Adaptasi Menjalani Hidup Sebagai Pasangan Suami Istri Baru

Bagi pasangan suami-istri baru, berikut 3 kiat cerdas untuk beradaptasi dan memulai kehidupan baru sebagai keluarga kecil


3 Kiat Adaptasi Menjalani Hidup Sebagai Pasangan Suami Istri Baru
Ilustrasi pasangan suami-istri (Unsplash)

AKURAT.CO Sebagian dari kamu setelah beranjak dewasa memiliki impian menikah dan berumah tangga. Ide hidup bersama orang yang dicintai dan membangun keluarga kecil sendiri tentu terlihat menyenangkan. 

Namun, memulai hidup berumah tangga membutuhkan persiapan baik mental maupun fisik. Ini karena setiap pasangan harus bisa beradaptasi dengan keadaan, status, atau bahkan tempat tinggal baru yang berbeda total dengan keadaan saat masih melajang.

Bagi pasangan suami-istri baru, berikut 3 kiat cerdas untuk beradaptasi dan memulai kehidupan baru sebagai keluarga kecil, dilansir dari siaran pers TheLorry Indonesia. 

Ciptakan suasana hangat yang familiar di tempat tinggal baru

Pasangan yang baru menikah akan mulai hidup bersama dalam satu atap, bisa tinggal di rumah yang mereka bangun berdua, ataupun tinggal di rumah salah satu orang tua atau mertua. 

Setelah hidup belasan hingga puluhan tahun di rumah orang tua, kini pasangan yang baru menikah harus mulai beradaptasi dengan lingkungan baru yang sangat berbeda. Tidak jarang, perasaan homesick atau rindu dengan rumah kerap muncul di fase awal adaptasi ini.

Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi perasaan tersebut adalah dengan membawa perlengkapan pribadi atau barang yang dapat membuat kamu merasa seperti di rumah terdahulu, misalnya tempat tidur, seprai, meja hias, lampu tidur dan lain sebagainya.

Bagi waktu mempersiapkan urusan rumah tangga

Saat sudah menikah dan berumah tangga, keperluan dan urusan kamu sudah berbeda dengan saat masih lajang dahulu. 

Kini, kamu tidak hanya mengurusi diri sendiri, tapi juga harus memikirkan kebutuhan pasangan dan urusan rumah tangga lainnya. 

Wajar bila di awal masa pernikahan kamu masih beradaptasi dan mencari cara terbaik untuk membagi waktu, tenaga, serta pikiran. 

Mulai dari bekerja, mencuci, memasak, membereskan rumah, hingga memperbaiki bagian rumah yang rusak, kini telah menjadi tanggung jawab kamu dan pasangan.

Tetap jaga hubungan intensif dengan keluarga dan teman terdekat

Walaupun sudah menikah, bukan berarti hubungan dengan keluarga dan sahabat jadi terputus. Justru, dukungan dari mereka sangat dibutuhkan di fase awal adaptasi kehidupan dan rutinitas baru sebagai pasangan suami-istri. 

Meski belum bisa berkumpul dan bertegur sapa secara langsung di tengah keterbatasan pandemi Covid-19, kamu masih bisa berkomunikasi melalui sambungan telepon, video call, atau berkirim barang dan makanan kesukaan dengan orang tua, kakak-adik atau teman. 

Berinteraksi dengan orang yang kamu sayangi selain suami, tentu dapat membantu meningkatkan suasana hati, menjaga mental agar tetap stabil dan tentunya mempererat tali silaturahmi.