Lifestyle

Tidak Hanya Ibu, Ayah Juga Bisa Alami Baby Blues


Tidak Hanya Ibu, Ayah Juga Bisa Alami Baby Blues
Ilustrasi baby blues pada ayah (ISTIMEWA)

AKURAT.CO, Selama ini, baby blues selalu melekat terjadi hanya pada ibu; kegelisahan, rasa sedih, sampai terparahnya tidak ingin mengurus anak. Hal ini terjadi karena perubahan hormon pada ibu, yang bisa terjadi setelah proses melahirkan.

Tapi tahukah kamu bahwa baby blues juga bisa dialami oleh suami atau ayah dari anak itu sendiri?.

Bagaimana bisa? Padahal, ayah tak melewati proses melahirkan?

"Kalau suami alami baby blues lebih kepada ketidakmampuannya beradaptasi dengan situasi baru, dengan kebiasaan baru, yang berujung pada stres," kata Liza M Djaprie, psikolog klinis, yang AkuratHealth temui di Agro Plaza, Jakarta, Kamis, (4/10).

Psikolog Liza mengatakan, tak siapnya menjadi ayah, kekhawatiran masalah keuangan, takut dengan peran baru, dan segala kebingungan lainnya atas status barunya menjadi pemicu baby blues pada ayah.

"Misalnya ayahnya gak biasa begadang, jadi begadang, atau tipe pria yang manja, jadi harus memanjakan, atau kurangnya quality time bersama istri, dan sebagainya. Punya efek juga ke anak, tapi tidak langsung. Ayahnya gak happy, nyambung ke ibunya, dan berdampak juga pasti ke anak," jelasnya.

Untuk cara penangananya, Liza menjelaskan, dengan memberikan pengertian secara perlahan, hindari pemikiran negatif, lakukan quality time antara suami istri, dan jika tidak bisa lagi ditangani sendiri, pergi ke psikiater adalah pilihan paling tepat.[]