Lifestyle

Tidak Disarankan Menghangatkan MPASI, Ini Alasannya

MPASI disarankan tidak dipanaskan karena ada vitamin atau gizi makanan yang lebih baik dikonsumsi langsung atau dalam kondisi segar.


Tidak Disarankan Menghangatkan MPASI, Ini Alasannya
Ilustrasi - Makanan pendamping ASI (MPASI) tidak disarankan untuk dihangatkan (FREEPIK)

AKURAT.CO, Pada saat Si Kecil sudah berusia enam bulan, Bunda sudah bisa memperkenalkannya pada makanan padat atau yang lebih dikenal sebagai makanan pendamping ASI (MPASI). Kebersihan dan kesegaran MPASI adalah hal yang utama lantaran perut bayi masih sangat sensitif dan rentan terhadap bakteri yang dapat menyebabkan keracunan makanan dan sakit perut. Hal ini mungkin membuat Bunda bertanya-tanya, apakah MPASI boleh dipanaskan lagi? 

Ketua Umum Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Nia Umar menyarankan untuk tidak memanaskan MPASI karena ada vitamin atau gizi makanan yang lebih baik dikonsumsi langsung atau dalam kondisi segar. Selain itu, ada juga MPASI yang tidak boleh diphangatkan karena bahaya untuk kesehatan bayi. Salah satunya adalah santan. 

"Sebenarnya tidak masalah, tapi tidak disarankan disajikan seperti itu, lebih baik MPASI yang segar setelah dimasak langsung disajikan. Selain itu juga tekstur, rasa, dan bau akan berubah jika harus disimpan lalu dihangatkan lagi," papar Nia, dikutip AKURAT.CO pada Kamis (25/11/2021).

"Lebih baik setelah selesai disiapkan langsung disajikan, sehingga makanan masih segar dan rasa dan teksturnya masih bagus," imbuhnya. 

Lebih lanjut, hindari memanaskan makanan bayi berulang kali. Artinya, Bunda tidak boleh memanaskan makanan yang sudah pernah dihangatkan kembali dan diberikan kepada Si Kecil. 

“Dipanaskan berulang sebaiknya tidak, ya. Karena akan mengurangi kandungan nutrisi di dalamnya. Kecuali dibuat langsung masuk ke kulkas kalau mau dikonsumsi, baru dihangatkan kembali,” ucap dr. Dyah Novita Anggraini.

Meski begitu, MPASI boleh dihangatkan asal dilakukan dengan sangat hati-hati. Alih-alih microwave, disarankan untuk memanaskan MPASI dengan kompor, mengutip BabyCentre. Pasalnya, microwave menyebabkan MPASI terlalu cepat panas dan mengandung uap. 

Jika Bunda ingin menggunakan microwave, letakkan MPASI dalam wadah khusus untuk microwave, dan tutup dengan rapat. Panaskan dalam microwave selama beberapa detik. Hindari menggunakan wadah plastik lantaran bisa mentransfer bahan kimia ke dalam MPASI. 

Metode lainnya yang bisa Bunda pakai adalah memanaskannya dalam semangkuk air panas. Letakkan MPASI selama beberapa menit dalam mangkuk berisi air panas. Cara ini membuat MPASI panas dengan lebih baik. Setelah dipanaskan, aduk MPASI dan biarkan selama beberapa menit. Cek suhunya sebelum diberikan kepada Si Kecil. Pastikan MPASI tidak terlalu panas ya, Bun!

Ingat, cairkan MPASI beku dari freezer ke kulkas bagian bawah. Hindari mencairkannya dalam suhu ruang karena bakteri dengan mudah dapat berkembang biak.[]