Lifestyle

Tidak Ada Obatnya, Ini Jenis Perawatan untuk Penderita OCD

Terkadang OCD tidak merespon dengan baik terhadap pengobatan atau terapi


Tidak Ada Obatnya, Ini Jenis Perawatan untuk Penderita OCD
Ilustrasi - Jenis-jenis perawatan OCD (Freepik/stockman)

AKURAT.CO  Obsessive-compulsive disorder (OCD) adalah penyakit mental yang menyebabkan kecemasan. Orang dengan OCD memiliki obsesi yang tidak terkendali (ketakutan, pikiran, atau dorongan). Mereka mencoba mengurangi kecemasan dengan tindakan berulang, yang disebut kompulsi.

Orang dengan OCD mungkin memiliki gejala obsesi, kompulsi, atau keduanya. Gejala tersebut dapat mengganggu semua aspek kehidupan, seperti pekerjaan, sekolah, dan hubungan pribadi.

Adapun sulit untuk mendiagnosis OCD karena gejalanya bisa mirip dengan gangguan kepribadian obsesif-kompulsif, kecemasan, depresi, skizofrenia, atau masalah kesehatan mental lainnya. Dan sangat mungkin pula untuk memiliki OCD dan gangguan kesehatan mental lainnya.

baca juga:

Oleh sebab itu, jangan pernah mendiagnosa diri sendiri (self-diagnosis). Berkonsultasi dengan dokter sehingga kamu bisa mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat.

Menurut WebMD, tidak ada obat untuk OCD. Tetapi kamu mungkin dapat mengelola bagaimana gejala memengaruhi hidup melalui obat-obatan, terapi, atau kombinasi perawatan. Bagi banyak orang, menggabungkan terapi dan pengobatan adalah yang terbaik.

Berikut AKURAT.CO uraikan beberapa terapi dan pengobatan yang umum untuk penderita OCD: 

Cognitive behavioral therapy (CBT)

Cognitive behavioral therapy (CBT) atau terapi perilaku kognitif adalah sejenis psikoterapi yang memberi kamu bantuan untuk berpikir, bertindak, dan bereaksi terhadap pikiran dan kebiasaan yang tidak sehat. Tujuannya adalah untuk mengganti pikiran negatif dengan yang positif dan produktif.

Exposure and response prevention (ERP)

Exposure and response prevention (ERP) atau pencegahan paparan dan respons  adalah bentuk khusus dari CBT. Seperti namanya, kamu akan terpapar pada hal-hal yang memicu kecemasan sedikit demi sedikit. Kamu akan mempelajari cara-cara baru untuk menanggapinya sebagai ganti ritual yang berulang. ERP adalah proses yang dapat kamu lakukan secara pribadi dengan profesional kesehatan mental atau dalam terapi kelompok. 

Pengobatan

Antidepresan seringkali merupakan obat pertama yang diresepkan untuk OCD. Bukan berarti kamu depresi, hanya saja antidepresan juga mengobati OCD. Dokter mungkin meminta kamu mencoba clomipramine ( Anafranil ), fluoxetine ( Prozac ), fluvoxamine ( Luvox ), paroxetine ( Paxil ), sertraline ( Zoloft ), atau antidepresan lain, tergantung pada usia, kesehatan, dan gejala.

Pastikan kamu berkonsultasi dengan dokter terkait pengobatan yang kamu dapatkan untuk mengetahui efek samping, risiko, dan manfaatnya. Laporkan segala kekhawatiran tentang efek samping ke dokter. Kamu mungkin memerlukan perubahan dosis atau obat yang berbeda.

Selain itu, jangan pernah berhenti mengonsumsi obat yang sudah diresepkan tanpa berkonsultasi dengan dokter. Berhenti minum obat secara tiba-tiba dapat menyebabkan "rebound" atau memburuknya gejala OCD, bahkan berbahaya.

Perawatan lainnya

Terkadang OCD tidak merespon dengan baik terhadap pengobatan atau terapi. Perawatan eksperimental untuk kasus OCD yang parah termasuk stimulasi otak dengan menempatkan perangkat magnetik di otak lewat operasi.

Hal ini memberikan impuls listrik ke otak utnuk melepaskan bahan kimia yang dikenal untuk meningkatkan suasana hati, serotonin. Ada pula, Electroconvulsive therapy (ECT) atau teapi kejang listrik. 

Dalam terapi ini, elektroda yang menempel di kepala akan memberi kejutan listrik untuk memulai kejang. Ini akan membuat otak melepaskan hormon seperti serotonin.

Tujuan pengobatan untuk OCD adalah melatih kembali otak dan mengendalikan gejala dengan obat sesedikit mungkin. Ingat, jangan hanya mengandalkan terapi dan pengobatan.

Lengkapi pula dengan gaya hidup sehat, seperti pola makan sehat dan seimbang, olahraga, dan cukup tidur. Dukungan emosional juga penting. Jadi, kelilingi diri dengan dukungan keluarga, teman, dan orang-orang yang memahami OCD.[]