Rahmah

Tiba Hari Senin Lagi, ini 3 Doa Khsus untuk Dibaca Pada Hari Tersebut

Baca doa-doa ini, insya Allah memberkahi kehidupan Anda


Tiba Hari Senin Lagi, ini 3 Doa Khsus untuk Dibaca Pada Hari Tersebut
Hari Senin Berkah (islamrahmatanlilalamin)

AKURAT.CO Hari Senin merupakan hari yang istimewa. Pada umumnya kita mengenalnya sebagai hari dimana setiap orang akan kembali mulai bekerja dan menjalankan aktivitasnya masing-masing.

Hari Senin dikatakan sebagai hari yang istimewa karena pada hari ini pintu-pintu surga dibuka lebar, tujuannya memberi kesempatan kepada anak Adam melakukan sebanyak mungkin amal-amal kebaikan.

Dalam sebuah hadits, Rasulullah bersabda:

"Pintu-pintu Surga di buka pada hari Senin dan Kamis. Maka semua hamba yang tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apapun akan diampuni dosa-dosanya, kecuali seseorang yang antara dia dan saudaranya terjadi permusuhan. Lalu dikatakan, ‘Tundalah pengampunan terhadap kedua orang ini sampai keduanya berdamai. Tundalah pengampunan terhadap kedua orang ini sampai keduanya berdamai, tundalah pengampunan terhadap orang ini sampai keduanya berdamai.” (HR. Muslim).

Tiga doa khusus yang dibaca pada hari Senin adalah sebagai berikut:

Doa Tawakal:

سْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ.

اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِي لَمْ يُشْهِدْ أَحَدًا حِيْنَ فَطَرَ السَّمَاوَاتِ وَ اْلأَرْضَ, وَلاَ اتَّخَذَ مُعِيْنًا حِيْنَ بَرَأَ النَّسَمَاتِ, وَ لَمْ يُشَارَكْ فِي اْلإِلَهِيَّةِ وَ لَمْ يُظَاهَرْ فِي الْوَحْدَانِيَّةِ, كَلَّتِ اْلأَلْسُنُ عَنْ غَايَةِ صِفَتِهِ, وَ الْعُقُوْلُ عَنْ كُنْهِ مَعْرِفَتِهِ, وَ تَوَاضَعَتِ الْجَبَابِرَةُ لِهَيْبَتِهِ, وَ عَنَتِ الْوُجُوْهُ لِخَشْيَتِهِ, وَ انْقَادَ كُلُّ عَظِيْمٍ لِعَظَمَتِهِ

Bismillāhir rahmānir rahīm. Alhamdulillāhil ladzī lam yusyhid ahadan hīna fatharas samāwāti wal ardh, wa lattakha dza mu’īnan hīna bara’an nasamāt, wa lam yusyārak fil ilā hiyyah, wa lam yuzhāhar fil wahdāniyyah. Kallatil alsunu’an ghāyati shifatih, wal ‘uqūlu ‘ankunhi ma’rifatih, wa tawādha ‘atil jabābiratu lihabatih, wa ‘anatil wujūhu likhasy-yatih, wanqāda kullu ‘azhīmin li’azhamath.

Artinya: "Dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Segala puji milik Allah yang tidak mempersaksikan kepada satu pun (makhluk-Nya) ketika Dia membuat seluruh langit dan bumi dan tidak dibantu ketika Dia sebarkan jiwa. Dia tidak disekutui ketuhananNya dan tidak dikalahkan dalam keesaanNya.

Menjadi kelu segala pengecap untuk mengungkapkan kedalaman sifatNya, menjadi lemah semua nalar untuk memahami hakikat ma’rifatNya. Para penguasa kejam tunduk kepada kehebatanNya dan semua wajah menunduk alasannya yaitu takut kepadaNya juga semua yang diagungkan tunduk kepada kebesaranNya. Segala puji kepunyaan Allah dengan beruntun lagi terus-menerus dengan berturut-turut dan selamanya. Shalawat Allah kepada RasulNya selama-lamanya dan salamNya dengan terus-menerus tidak berkesudahan."