Tech

Tiba di Tanah Air, Timnas Free Fire Indonesia Disambut Meriah

Timnas Free Fire Indonesia sukses meraih dua medali sekaligus, yakni emas dan perak.


Tiba di Tanah Air, Timnas Free Fire Indonesia Disambut Meriah
Kepulangan Tim Free Fire Indonesia yang sukses meraih emas di SEA Games 2021, disambut antusias dan meriah. (garudaku.com)

AKURAT.CO Tim Nasional Esports nomor Free Fire yang berhasil membawa pulang mendali emas SEA Games Hanoi 2021 telah tiba di tanah air.

Kepulangan mereka mendapatkan sambutan antusias sekaligus dari jajaran Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI) dan komunitas Esports yang turut menyambut kedatangan para atlet kebanggaan Indonesia tersebut.

"Kalian adalah anak-anak muda Indonesia yang benar-benar teramat keren dan layak menjadi panutan! Sejarah Emas Indonesia di cabang olahraga Esports SEA Games berhasil kalian torehkan dengan gemilang. Lebih istimewa lagi, Tim Free Fire tidak hanya membawa pulang medali emas, tapi juga perak sekaligus," ujar Ketua Harian PBESI, Bambang Sunarwibowo kepada Tim Nasional Esports nomor Free Fire, Silas dari laman Garudaku, Selasa (17/5).

baca juga:

Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah, Kemenpora, KONI, dan NOC Indonesia yang telah mendukung dan memberikan kesempatan kepada Cabang Olahraga Esports untuk dapat berkontribusi dan berjuang dalam SEA Games 31 Hanoi.

Di mana salah satu nomor pertandingan Esports berhasil meraih prestasi satu emas dan satu perak.

Menurut pelatih Free Fire, Muslih Wahyudi Rachman, prestasi yang sukses diraih di SEA Games Hanoi 2021, tidak luput dari tempaan keras dalam mempertajam kemampuan teknis maupun mental selama berlangsungnya Pelatnas Esports SEA Games Hanoi 2021 yang dikelola PBESI di Bogor, Jawa Barat. 

"Persiapan teknis dan nonteknis yang diikuti dengan penuh kesungguhan oleh seluruh Tim Nasional Esports. Khususnya Tim Free Fire, terbayar sudah dengan raihan 2 medali paling bergengsi, emas dan perak sekaligus. Selain karena ketangguhan para atlet esports kita, prestasi ini juga merupakan hasil kerja keras PBESI yang telah melibatkan pakar teknis maupun nonteknis seperti psikolog, nutrisionis, hingga pakar kebugaran dalam Pelatnas," jelas Muslih.

Salah satu Tim Indonesia 1 nomor Free Fire, Richard William Manurung mengatakan bahwa prestasi emas yang mereka raih sangat berguna dalam membangun kepercayaan diri untuk prestasi yang lebih hebat di masa mendatang. 

"Terima kasih kepada PBESI yang telah menggelar Pelatnas dengan program-program yang terbukti bermanfaat dalam meningkatkan kemampuan teknis maupun psikologis kami. Juga kepada pelatih dan pihak-pihak yang telah menyiapkan kami. Emas dan Perak dari Tim Free Fire kami persembahkan untuk Indonesia tercinta," ungkap Manurung.

Indonesia sendiri menurunkan dua tim untuk berlaga di nomor Free Fire, yaitu Tim Indonesia 1 yang terdiri dari Ibnu Nasir Ramdani, Nur Ivaldi Fajar, Richard William Manurung, Shahin Taskhir dan Viktor Innosensius, serta Tim Indonesia 2 yang terdiri dari Agus Suparman, Muhammad Fikri Alief Pratama, Rafli Aidil Fitrah, Raihan Maghfur, dan Rhama Satria.

Selain meraih mendali emas dan perak, empat altet Free Fire Indonesia juga mendominasi dalam Top 5 Most Valuable Players (MVP).

Rafli Aidil Fitrah dari Tim Indonesia 2 tampil sebagai MVP dengan membukukan damage 14494 dan Kills 34. Ia mengungguli Richard William Manurung dari Tim Indonesia 1 di posisi kedua dengan damage 16419 dan Kills 33.

Kemudian, ada Nur Ivaldi Fajar dari Tim Indonesia 1 dengan damage 18031 dan Kills 31 di posisi ketiga, Shahin dari Tim Indonesia 1 di peringkat keempat dengan damage 15047 dan Kills 31, serta Cosq dari Tim Thailand 1 di peringkat kelima dengan damage 13613 dan Kills 31.