Entertainment

Tiara Marleen Minta Maaf, Haji Faisal Kekeuh Kasus Tetap Berlanjut

Haji Faisal dan Tiara Marleen bertemu dalam agenda mediasi di Polres Metro Depok, Jawa Barat, Jumat (01/07).


Tiara Marleen Minta Maaf, Haji Faisal Kekeuh Kasus Tetap Berlanjut
Haji Faisal dan kuasa hukum di Polres Metro Depok, Jumat (01/07). (Akurat.co/Maria Gabrielle)

AKURAT.CO, Kasus antara pedangdut Tiara Marleen dan Haji Faisal masih terus bergulir. Beragendakan mediasi, baik Tiara Marleen maupun Haji Faisal datang ke Polres Metro Depok, Jumat (01/07).

Kuasa hukum Haji Faisal, Sandy Arifin, mengatakan setelah dilakukan mediasi kliennya tetap pada prinsip yang diambil secara musrawarah dengan keluarga. Mereka sepakat untuk melanjutkan perkara ini di jalur hukum.

"Pak Haji tetap dengan prinsipnya yang sudah dibicarakan secara musyawarah bersama keluarga oma, Fuji dan uda Ai, kita sepakat untuk melanjutkan perkara ini ke pengadilan. Jadi, udah sepakat semua untuk melanjutkan proses hukum ini," jelas Sandy Arifin ditemui di Polres Metro Depok, Jawa Barat, Jumat (01/07).

baca juga:

Saat proses mediasi berlangsung, timbul suasana haru lantaran Tiara Marleen menangis. Meski begitu, H. Faisal merasa perilaku sang penyanyi dangdut sudah melewati batas.

"Makanya kita tidak menghiraukan apa yang ditawarkan. Ya, dia sempat minta maaf ke kita dan saya sendiri tadi belum jawab," jawab H. Faisal.

Kakek dari Gala Sky ini menuturkan pihak Tiara Marleen menawarkan untuk berdamai. Hanya saja, dia tetap pada keputusan awal.

"Yang ditawarkan tentu permintaan maaf, tentu ujung-ujungnya damai ya. Bagi kita merasa damai-damai aja sih. Cuma persoalannya kasus ini lanjut," jawabnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa ada perasaan sakit hati atas sikap Tiara Marleen. Apalagi jika mengingat orang-orang yang dibicarakan oleh Tiara sudah tidak ada.

Ketika disinggung apakah pihak Haji Faisal tidak mempertimbangkan bahwa pihak Tiara memiliki keluarga, beliau menjawab bahwa harus ada timbal balik.

"Saya kan juga punya keluarga, punya anak, punya cucu bahkan menantu saya, anak saya yang sudah meninggal disebut-sebut. Anak saya tidak bisa membela diri, menantu saya tidak bisa membela diri karena dia sudah almarhum. Bagaimana kalau terjadi di diri kita bersama coba di diri kalian gimana?" jelas Haji Faisal.

"Kalau masih hidup mungkin masih bisa membela diri kan. Siapa lagi kalau bukan saya yang membela diri tentu satu-satunya jalan bagi saya untuk membela diri untuk meluruskan persoalan ini tentu saya harus kembali ke hukum. Nah hukum yang akan berbicara di sini," pungkasnya.

Sementara itu, atas kasus dugaan pencemaran nama baik ini Tiara Marleen dikenai pasal 27 UU ITE, pasal 310 dan pasal 311 tentang penghinaan dan fitnah. Ada pula pasal tentang fitnah terhadap orang meninggal dengan ancaman di bawah lima tahun, maksimal 4 tahun.