Ekonomi

The Fed Sebut Tidak Menyesal Naikkan Suku Bunga Demi Jinakkan Inflasi!

Bowman juga berharap bahwa pertumbuhan ekonomi akan meningkat pada paruh kedua tahun ini dan melihat pertumbuhan yang signifikan di tahun depan.

The Fed Sebut Tidak Menyesal Naikkan Suku Bunga Demi Jinakkan Inflasi!
Gedung Federal Reserve AS (The Fed) (CNBC.com)

AKURAT.CO Ditengah ketidakpastian global dan banyaknya negara-negara yang mulai masuk dalam jurang resesi, sebagian negara mempertimbangkan untuk menaikan suku bunga acuannya agar bisa mengontrol inflasi mereka. Hal tersebut juga dilakukan oleh negara adidaya Amerika Serikat (AS) yang mana mereka menaikan suku bunga acuannya beberapa waktu lalu.

Bank Sentral AS (Federal Reserve) atau The Fed, harus terus mempertimbangkan kenaikan suku bunga yang besar, serupa dengan kenaikan 75 basis poin yang disetujui bulan lalu, sampai inflasi turun secara berarti. Pernyataan tersebut keluar langsung dari Gubernur The Fed Michelle Bowman.

“Pandangan saya adalah bahwa kenaikan dengan ukuran yang sama harus dilakukan sampai kita melihat inflasi menurun secara konsisten, dapat diukur, dan bertahan lama”, kata Bowman pada hari Sabtu dalam sambutannya yang disiapkan untuk acara yang diselenggarakan oleh Kansas Bankers Association.

baca juga:

Bowman menambahkan bahwa dia mendukung kenaikan suku bunga bulan lalu dan mengaku tidak menyesal serta mendukung langkah tersebut.

Para perumus kebijakan di The Fed memang diketahui telah menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin bulan lalu dan pada bulan Juni, yang mana langkah tersebut bertujuan untuk menjinakkan inflasi yang liar dan tertinggi sejak 40 tahun yang lalu.

Sebuah laporan pekerjaan yang kuat yang dirilis pada hari Jumat menambah lebih banyak tekanan pada Fed untuk membuat langkah besar lainnya bulan depan yaitu untuk mendinginkan permintaan dan mengendalikan kenaikkan harga.

“Saya berharap bahwa kenaikan suku bunga yang sedang berlangsung akan sesuai, mengingat ketidakpastian tentang bagaimana data dan kondisi tersebut akan berkembang.Saya menginginkan informasi itu untuk memandu penilaian saya tentang seberapa besar kenaikan yang diperlukan,” katanya.

Bowman dalam hal ini juga berharap bahwa pertumbuhan ekonomi akan meningkat pada paruh kedua tahun ini dan melihat pertumbuhan yang signifikan di tahun depan.

Dia juga memperkirakan pasar tenaga kerja tetap kuat karena The Fed terus menaikkan suku bunga dan menyusutkan neraca, seiring dengan penciptaan lapangan perkerjaan ditengah huru-hara inflasi seperti saat ini.

Sumber: Bloomberg