Tech

Thailand Berambisi Adopsi Kendaraan Listrik pada 2035 Mendatang

Thailand berencana hanya menjual kendaraan listrik pada 2035


Thailand Berambisi Adopsi Kendaraan Listrik pada 2035 Mendatang
Petugas mengisi daya mobil listrik di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di kawasan Fatmawati, Jakarta, Selasa (15/12/2020). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Dunia mulai bergerak ke arah mobil listrik. Hal ini bisa dilihat karena saat ini sudah lebih banyak orang beralih ke mobil listrik daripada kendaraan bertenaga bahan bakar yang umumnya digunakan.

Selain itu, banyak pemerintah di seluruh dunia juga telah mengumumkan rencana mereka untuk melakukan perubahan tersebut. Terbaru adalah Thailand, di mana pemerintahnya baru saja mengumumkan rencana untuk hanya menjual kendaraan listrik pada tahun 2035, dilansir dari Ubergizmo, Senin (26/4).

“Kami dapat melihat dunia sedang menuju ke arah itu sehingga kami harus bergerak cepat. Kami ingin menangkap pertumbuhan pasca pandemi, dan kami memiliki ambisi untuk menjadi pusat produksi karena kami sudah memiliki rantai pasokan yang ada," terang Kawin Thangsupanich, komite kebijakan nasional Thai Energy Mistry, kepada Bloomberg dalam sebuah wawancara.

Guna membantu mendorong warganya mengadopsi kendaraan listrik, pemerintah harus mempertimbangkan hal-hal seperti insentif pajak, perubahan regulasi, dan juga pembangunan infrastruktur.

Menurut Kawin, dia percaya bahwa dorongan tersebut diperlukan karena adopsi kendaraan listrik secara alami mungkin membutuhkan waktu terlalu lama.

Thailand tentu tidak sendirian dan bukan yang dalam ambisi mereka soal kendaraan listrik. Sebelumnya, negara lain seperti Inggris berencana melarang penjualan mobil berbahan bakar fosil pada tahun 2030 mendatang.

Azhar Ilyas

https://akurat.co