News

TGIPF Kanjuruhan Langkah Awal Pembenahan Sepak Bola Nasional

TGIPF Kanjuruhan Langkah Awal Pembenahan Sepak Bola Nasional
Sekjen PAK, Eddy Soeparno, di Jakarta Selatan, Rabu (1/8) (AKURAT.CO/Kosim Rahman)

AKURAT.CO, Partai Amanat Nasional (PAN) mengapresiasi langkah pemerintah membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) tragedi Kanjuruhan. PAN ingin tragedi kemanusiaan yang menewaskan 131 orang di Stadion Kanjuruhan Malang usai laga Arema FC vs Persebaya diusut tuntas. 

"PAN mendukung TGIPF untuk melakukan investigasi menyeluruh atas terjadinya tragedi Kanjuruhan. Ini adalah bukti komitmen serius pemerintah untuk mengusut tuntas kasus ini," kata Sekjen PAN Eddy Soeparno, Rabu (5/10/2022).

Eddy yakin TGIPF yang dipimpin Menkopolhukam Mahfud MD akan bekerja optimal dalam mengusut tuntas tragedi Kanjuruhan.

baca juga:

"Keadilan harus ditegakkan untuk seluruh keluarga korban, siapa pun yang bersalah harus mempertanggungjawabkan perbuatannya, tanpa pandang bulu," ujar Wakil Ketua Komisi VII ini.

"Kita merindukan sepak bola yang sarat dengan prestasi bukan tragedi. Harus ada evaluasi menyeluruh agar kejadian seperti ini tak terulang kembali," lanjut dia. 

Oleh karena itu Eddy secara khusus menyampaikan harapannya agar TGIPF menjadi momentum untuk melakukan perbaikan menyeluruh untuk sepakbola nasional. 

"Semoga TGIPF menjadi langkah awal pembenahan sepakbola nasional secara menyeluruh dari hulu sampai hilir. Dari pembinaan sampai kompetisi," tukas Eddy. 

Pemerintah memutuskan membentuk TGIPF berisi gabungan dari berbagai organisasi dan kementerian. TGIPF dipimpin Menkopolhukam Mahfud MD bersama Menpora Zainuddin Maliki dan unsur-unsur masyarakat, organisasi suporter hingga mantan pemain timnas Indonesia.

Menteri Pemuda dan Olah Raga Zainuddin Amali menargetkan, penanganan kasus tragedi Kanjuruhan selesai dalam dua pekan. Dia memastikan pihak yang terlibat pidana dalam tragedi tersebut akan ditindak tegas.

"Intinya kita akan mau kerja secara transparan dan akuntabel serta secepat-cepatnya. Jadi malam ini baru itu yang kita sampaikan dan rapatkan," katanya.[]