Olahraga

Tes Swab jadi Protokol Wajib untuk Gelar Kejuaraan

Hal tersebut dilakukan agar bisa menyesuaikan dengan adaptasi kebiasaan baru di tengah pandemi COVID-19.


Tes Swab jadi Protokol Wajib untuk Gelar Kejuaraan
Pemain bulutangkis Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon saat melawan tes PCR. ( TWITTER/@INABadminton)

AKURAT.CO, Komite Olimpiade Indonesia (KOI) menyarankan agar setiap kejuaraan olahraga untuk melakukan tes swab kepada seluruh peserta dan perangkat pertandingan yang terlibat. 

Anggota Komite Eksekutif KOI, Rafiq Radinal menyebut tes swab merupakan salah satu protokol kesehatan wajib jika ingin menggelar turnamen dalam situasi pandemi virus corona (COVID-19) guna meminimalisir penularan virus selama event berlangsung.

“Ini menjadi pelopor agar kegiatan olahraga di Indonesia bisa berlangsung dengan standar adaptasi kebiasaan baru,” kata Rafiq dalam keterangannya.

“Tentu perlu prokes yang tepat sehingga nantinya bisa dipisahkan standar event olahraga indoor dan outdoor dan badan mana yang bertanggung jawab. Jika sudah punya satu sistem baku tentu lebih mudah.”

Bukan hanya kejuaraan dalam ruangan, penyelenggaraan pertandingan di luar ruangan juga perlu memperhatikan prokes secara detail. Beberapa hal yang bisa diterapkan antara lain pemasangan tanda prokes 5M dan sarana cuci tangan di sekitar venue.

Rafiq juga mengusulkan pemakaian wrist band (gelang) yang berbeda warna setiap harinya. Gelang tersebut digunakan sebagai antisipasi potensi penyalahgunaan hasil antigen harian yang dapat dilakukan peserta dan ofisial.

Kementerian Pemuda dan Olahraga saat ini masih mengkaji pemberian rekomendasi pengajuan izin untuk tiga kejuaraan yang direncanakan digelar pada bulan ini.

Ketiga kejuaraan tersebut adalah Kejurnas dan Kejuaraan BMX Internasional pada 9-11 April di Yogyakarta, Kejuaraan Panahan Kartini Cup IV pada 9-11 April, dan Kejuaraan Tinju WBC antara Tibo Monabesa (Indonesia) vs Toto Landero (Filipina).

“Untuk pertandingan yang dilaksanakan sehari seperti tinju, panitia penyelenggara bisa mengantisipasi swab sebelum pertandingan dan saat pertandingan. Jangan hanya saat pelaksanaan,” kata Rafiq.

Ia juga berharap penyelenggara kejuaraan olahraga bisa mencontoh kejuaaraan yang sudah lebih dulu digelar seperti Liga Bola Basket Indonesia (IBL) dan Piala Menpora.[]

Dian Eko Prasetio

https://akurat.co