Lifestyle

Tes Darah Cegah Kelahiran Prematur


Tes Darah Cegah Kelahiran Prematur
Ilustrasi bayi (GETTY IMAGES/Elysee Shen)

AKURAT.CO, Tes darah pada usia kehamilan 12 minggu bisa mendeteksi risiko kelahiran prematur.

Para dokter di Amerika Serikat melihat molekul di darah yang berkaitan dengan komplikasi kelahiran. Itu hanya beberapa bulan sebelum gejala itu menghilang. Temuan itu bisa membantu dokter untuk menghindari kelahiran prematur.

Uji darah itu bertujuan untuk memeriksa molekul yang biasanya disebut dengan microRNA yang ditemukan pada sel darah di plasenta. Tim peneliti dari Laboratory for Reproductive Medicine and Immunology di San Francisco, menilai sel tersebut memiliki kemampuan memprediksi kelahiran prematur dalam 12 minggu kehamilan. Melansir BBC pada Selasa (1/11) menyatakan kalau prediksi prematur sebelum 34 minggu itu memiliki tingkat keakuratan hingga 89 persen.

Selain prematur, sel microRNA juga bisa mendeteksi pre-eclampsia yakni kondisi serius di mana tekanan darah meningkat dan permasalahan lain selama kehamilan. Pre-eclampsia berdampak pada 10% kehamilan dan kerap memicu kelahiran prematur.

Menurut Daniel Brison, pakar sel punca biologi, dari Universitas Manchester, kajian tersebut sangat menarik. “Penelitian itu bisa bermanfaat untuk mendeteksi risiko tinggi pada kehamilan,” ujarnya. Namun, dia menyarankan perlunya penelitian lanjutan.

Menurut Tim Child, pakar kesehatan dari Universitas Oxford, kelahiran bayi prematur menjadi isu penting di seluruh dunia. Dia menjelaskan perlunya penelitian lanjutan unuk membantu dokter memahami akar permasalahan penyakit plasenta.