News

Terungkap Motif Dua ART Aniaya Anak Majikan di Cengkareng

Pelaku menganiaya korban dengan cara mencubit dan menyumpal mulut dengan tisu.


Terungkap Motif  Dua ART Aniaya Anak Majikan di Cengkareng
Ilustrasi pemukulan (AKURAT.CO/Candra Nawa)

AKURAT.CO, Polisi menetapkan dua orang asisten rumah tangga (ART) berinisial ANI (29) dan INA (18) di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat sebagai tersangka kasus penganiayaan anak majikan.

Hal tersebut dibenarkan Kapolsek Cengkareng Kompol Ardhie Demastyo.

"Iya keduanya telah kita tetapkan sebagai tersangka," kata Ardhie Demastyo dalam keterangannya, Selasa (22/3/2022).

baca juga:

Lebih lanjut, Ardhie menjelaskan motif kedua tersangka lakukan penganiayaan itu karena kesal karena korban rewel dan susah makan.

"Saat ditanya motifnya itu katanya anaknya enggak mau makan, jadi dia tersangka kesal," lanjutnya.

Dua wanita asal Lampung itu ternyata baru beberapa bulan saja bekerja sebagai pengasuh anak di sebuah keluarga yang memiliki tiga anak di bawah lima tahun. Satu anak berusia tiga tahun, dan dua anak lainnya berusia 1,5 tahun.

"Bekerja sebagai ART di rumah keluarga korban berdasarkan rekomendasi seorang kerabatnya," tutupnya.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dikenakan dengan dua pasal yaitu Pasal 44 ayat 1 UU KDRT dan Pasal 76c juncto 80 ayat 1 UU Perlindungan Anak, dengan ancaman 8 tahun dan denda Rp100 juta

Untuk diketahui, aksi penganiayaan terhadap anak majikan ini viral di media sosial. Aksi keji dua ART tersebut terekam kamera ponsel seorang warga dan diviralkan pengguna akun @Yaseeeh.

Dalam video terlihat ART berjilbab hitam tampak geram saat menyuapi balita yang duduk di kursi dorong bayi. Dia lalu mencubit balita tersebut dan menyumpal mulutnya dengan tisu.

Tak berhenti di situ, perilaku keji ART tersebut berlanjut dengan mendorong sang balita lalu mengangkatnya paksa dari kursi bayi.

Dia juga terlihat menarik tangan sang balita hingga tubuh anak tersebut terangkat dan tidak berpijak tanah.[]