News

Tertangkap OTT KPK, Ini 5 Fakta Penting Nurdin Abdullah Gubernur Sulawesi Selatan

Fakta Penting Nurdin Abdullah Gubernur Sulawesi Selatan


Tertangkap OTT KPK, Ini 5 Fakta Penting Nurdin Abdullah Gubernur Sulawesi Selatan
Nurdin Abdullah

AKURAT.CO, KPK kembali menjaring koruptor dari pejabat pemerintahan. Kali ini Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah, terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK pada Jumat (26/2) malam pukul 23.40 WIB. Penangkapan tersebut juga mengamankan uang miliaran rupiah dengan 5 orang lain.

Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO mengumpulkan sejumlah fakta penting terkait Nurdin Abdullah.

1. Akademisi keturunan Raja Bantaeng

baca juga:

Nurdin menghabiskan masa kecilnya di tanah kelahirannya, Parepare, Sulawesi Selatan. Anak pertama dari enam bersaudara ini kemudian melanjutkan sekolahnya di Ujung Pandang (kini jadi Makassar). Sosok yang merupakan keturunan langsung Raja Bantaeng ini menyelesaikan gelar S1 di Fakultas Pertanian dan Kehutanan Universitas Hasanuddin. Lalu melanjutkan studi Master dan Doktor di bidang Agrikultur di Universitas Kyushu, Jepang.

2. Guru Besar Fakultas Kehutanan

Setelah lulus dengan gelar doktor pada tahun 1994, Nurdin kemudian berkecimpung di dunia akademisi dengan menempati sejumlah jabatan struktural di universitas, hingga akhirnya didapuk sebagai Guru Besar Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin dan Dewan Penyantun Politeknik Negeri Makassar.

3. Dirikan perusahaan kayu

Pada tahun 1997 silam, dengan bantuan investor Jepang, pria berusia 58 tahun ini mendirikan sebuah perusahaan bernama PT Tokai Material Indonesia yang kemudian diubah namanya menjadi PT Maruki Internasional. Perusahaan ini fokus pada pemanfaatan kayu untuk tempat ibadah bagi keyakinan buddhisme yang kemudian diekspor ke Jepang. Selain itu, Nurdin juga memiliki jabatan sebagai Presiden Direktur Global Seafood Jepang dan Direktur Kyusu Medical Co. Ltd. Jepang.

4. Bupati Bantaeng hingga Gubernur Sulawesi Selatan

Tomyzul Habib

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu