News

Tersangka Terakhir Begal Perwira AL Berhasil Dibekuk, Dua Paha Didor Polisi

Polres Metro Jakarta Pusat akhirnya merampungkan perburuan terhadap komplotan begal sepeda.


Tersangka Terakhir Begal Perwira AL Berhasil Dibekuk, Dua Paha Didor Polisi
Ilustrasi - Penjara (AKURAT.CO/Ryan)

AKURAT.CO, Polres Metro Jakarta Pusat akhirnya merampungkan perburuan terhadap komplotan begal sepeda yang menimpa seorang perwira TNI AL di Jalan Medan Merdeka Barat, Oktober 2020 lalu. Satu tersangka terakhir akhirnya berhasil dibekuk di tempat persembunyiannya di Cinere, dua hari lalu.

Karena melawan saat akan ditangkap, pelaku berinisial NK dilumpuhkan dengan timah panas di kedua pahanya. NK, 31 tahun rupanya bukan pemain baru dalam dunia kejahatan begal sepeda. Berdasarkan pengakuannya kepada penyidik, ia telah melakukannya berkali-kali. Sedikitnya sebelas kali.

Bahkan, meski tengah dalam perburuan Polisi, NK masih sempat melakukan kejahatannya itu. Namun, nasib perjalanan kejahatan RJ berakhir dua hari lalu. Kini ia menjadi pesakitan diatas kursi roda menyusul tiga temannya yang kini mendekam di sel Polres Metro Jakarta Pusat.

"Alhamdulillah kami berhasil menangkap satu Daftar Pencarian Orang (DPO). Satu lagi kita amankan," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakpus AKBP Burhanuddin saat konferensi pers di Polres Jakpus, Selasa (26/1/2021).

Dalam menjalankan aksinya, NK punya peran terpenting. Ia adalah pengendara sepeda motor yang membonceng pelaku lain untuk menjambret handphone milik korban. Setelah korban terjatuh dan handphone yang disasar berhasil direbut, komplotan pelaku melahirkan diri.

Dia menjelaskan, ada sebelas tempat operasi begal sepeda yang dia lakukan selama ini. Yaitu Fly Over, area Kota Tua, area depan Mall Gajah Mada, Jalan Proklamasi Menteng, Sektor 5 Bintaro, area Lokasari, area Meruya, area Kuningan, area Jalan Panjang, dan Jalan Medan Merdeka Barat.

"Itu pengakuan yang diingat tersangka. Masih ada lokasi-lokasi lain," ujarnya.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombespol Hengki Haryadi membenarkan adanya penangkapan terhadap tersangka terakhir kasus begal sepeda di Jalan Medan Merdeka Barat itu. Kepada NK, polisi menjeratnya dengan pasal 363 KUHP junto pasal 53 dengan ancaman kurungan selama tujuh tahun. "Dia ini residivis. Sebelumnya sudah menjalankan hukuman akibat tindak pidana yang dia lakukan," ujarnya.[]