News

Tersangka Penipuan Bekerja di PT KAI Dicokok Saat Jenguk Teman di Rumah Sakit

Pelaku diduga mengantongi hampir 1 miliar dari aksinya menipu korban


Tersangka Penipuan Bekerja di PT KAI Dicokok Saat Jenguk Teman di Rumah Sakit
Kepolisian merilis pelaku dan barang bukti kasus penipuan dengan modus bekerja di PT KAI di Mapolres Labuhanbatu, Rabu (8/12/2021). (Habibi/Akurat.co)

AKURAT.CO- Berakhir sudah pelarian ME alias Erwin. Pria berusia 27 tahun itu ditangkap di salah satu rumah sakit di Pekanbaru, Riau. Erwin adalah tersangka penipuan dan penggelapan dengan modus menawarkan lowongan pekerjaan di perusahaan BUMN PT Kereta Api Indonesia (Persero).

"Tim berhasil mengamankan tersangka di kota pelariannya di RSU Santa Maria, Kecamatan Sukajadi, Provinsi Riau. Pelaku diamankan saat sedang membesuk temannya yang sedang dirawat," kata Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu, AKP Rusdi Marzuki di Mapolres Labuhanbatu, Rabu (8/12/2021).

ME dicokok pada Jumat 3 Desember 2021, sekira pukul 18.00 WIB oleh tim Sat Reskrim yang dipimpin Rusdi. Dari hasil pemeriksaan lebih dari 20 kali pelaku melakukan aksi penipuan dengan modus menawarkan lapangan pekerjaan di PT KAI.

Kasus penipuan oleh ME terungkap usai para korban melapor ke Polres Labuhanbatu. AKP Rusdi menjelaskan pihaknya menerima laporan dari delapan korban.

"Adapun total kerugian para korban berdasarkan data dari delapan laporan polisi adalah Rp 996 juta," jelasnya.

Dua unit telepon genggam dan uang tunai Rp 5,9 juta disita dari tangan ME. Polisi menjerat pelaku dengan Pasal 378 Sub 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan dengan ancaman 4 tahun penjara.

"Kita mengimbau agar tidak mudah terpengaruh dengan janji palsu maupun tipu muslihat. Hati-hati dan waspada serta cek kebenaran informasi tersebut terlebih dahulu," demikian kata AKP Rusdi Marzuki.[]