News

Terputus karena Erupsi Semeru, Ini 5 Fakta Jembatan Gladak Perak

Jembatan Gladak Perak yang berada di jalur lintasan Malang Selatan dan Lumajang dikabarkan putus dan hancur akibat erupsi dari Gunung Semeru.


Terputus karena Erupsi Semeru, Ini 5 Fakta Jembatan Gladak Perak
Jembatan Gladak Perak yang Terputus (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto)

AKURAT.CO Jembatan Gladak Perak yang berada di jalur lintasan Malang Selatan dan Lumajang terputus akibat erupsi dari Gunung Semeru pada Sabtu (4/12). Jembatan yang membentang di atas Sungai Besuk Sat sepanjang 100 meter di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang itu kini hancur.

Akibat dari Jembatan Gladak Perak yang putus, masyarakat yang ingin melintasi arah Lumajang-Malang dan sebaliknya, terpaksa harus dialihkan. 

Berikut fakta dan sejarah menarik dari jembatan Gladak Perak yang kini terputus akibat erupsi Gunung Semeru:

1. Jembatan Gladak Perak terdiri dari dua jembatan

Bagi masyarakat yang pernah melintas di lokasi Jembatan Gladak Perak, pasti menyadari bahwa jembatan ini terdiri dari dua jembatan. Salah satu jembatan sudah tampak tua dan tak dapat digunakan lagi sehingga statusnya kini berubah menjadi cagar alam. Sementara Jembatan Gladak Perak baru adalah yang kini banyak digunakan oleh masyarakat.

2. Menghubungkan Lumajang dan Malang Selatan

Diketahui bahwa jembatan ini berlokasi di Kecamatan Candipuro di atas sungai Besuk Sat. Lokasi tersebut adalah jalan alternatif yang menghubungkan Lumajang dengan Malang Selatan, seperti Dampit ataupun Kepanjen.

3. Dibangun masa penjajahan Belanda tahun 1925-1940

Jembatan Gladak Perak dibangun sejak masa penjajahan kolonial Belanda pada tahun 1925-1940. Pada masa Agresi Militer Belanda 1, Jembatan Gladak Perak sempat diledakkan oleh pasukan TNI AD agar memutus akses Belanda yang melakukan penyerangan di daerah Jawa Timur salah satunya Lumajang

4. Nama lain dari Jembatan Gladak Perak

Bagi masyarakat sekitar banyak yang mengenal Jembatan Gladak Perak sebagai Jembatan Piket Nol ataupun Jembatan Pancing. Sebutan Jembatan Pancing sendiri diberikan karena banyak masyarakat yang memancing di lokasi jembatan tersebut.

5. Putus karena erupsi Gunung Semeru

Lokasi dari Jembatan Gladak Perak yang baru berada di selatan jembatan yang lama. Terlihat lebih kokoh dibandingkan jembatan yang sebelumnya, kini Jembatan Gladak Perak telah putus dan hancur akibat dari erupsi Gunung Semeru. Sebelum terputus, jembatan tersebut menjadi jalur alternatif yang banyak dilewati oleh masyarakat. Bahkan di sekitar lokasi banyak terdapat warung-warung ataupun tempat singgah bagi pengendara yang ingin beristirahat.

Nah berikut tadi deretan fakta dan sejarah dari Jembatan Gladak Perak yang kini terputus dikarenakan bencana letusan Gunung Semeru.[]