Olahraga

Terpuruk di Papan Bawah, Pelatih Barito Putera: Kami Belum Menyerah

"Kami harus berbenah lagi, berbenah terus, terutama pada konsentrasi, fokus pemain," kata Djadjang Nurdjaman.


Terpuruk di Papan Bawah, Pelatih Barito Putera: Kami Belum Menyerah
Pelatih Barito Putera, Djadjang Nurdjaman dalam konferensi pers. ( AKURAT.CO/Avilia Dwi Putra)

AKURAT.CO, Barito Putera semakin terpuruk di papan bawah Liga 1 Indonesia 2021-2022 setelah takluk 2-3 dari PSS Sleman, Jumat (15/10). Selaku pelatih, Djadjang Nurdjaman menegaskan bahwa timnya belum menyerah untuk bersaing di kompetisi musim ini.

Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Barito Putera sebenarnya unggul lebih dulu lewat sepakan Beni Oktovianto pada menit ke-17.

Namun, keunggulan Laskar Antasari-julukan Barito-tak bertahan lama. Sebab, penyerang PSS, Irfan Jaya langsung menyamakan kedudukan tak sampai semenit kemudian (18').

Siapa sangka, lima menit berselang, Irfan Jaya lagi-lagi menjebloskan gol ke gawang Aditya Harlan. Kedudukan berbalik unggul 2-1 untuk PSS Sleman di babak pertama. 

Memasuki babak kedua, Barito Putera pun mendapat harapan lewat sundulan Dandi Maulana yang berbuah gol, dan sukses menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Nahas, kebiasaan Barito Putera kebobolan menjelang bubaran lagi-lagi muncul. Kali ini giliran Jose "Juninho" Barbosa yang membuat Aditya Harlan memungut bola di gawangnya pada menit ke-84. 

Merasakan kekalahan kelima dari tujuh laga yang sudah dijalani Barito Putera di Liga 1, tentu menjadi beban tersendiri bagi pelatih Djadjang Nurdjaman dan anak asuhnya. Terlebih, Laskar Antasari kini berada di zona degradasi, tepatnya peringkat ke-17 dengan empat poin.

"Hari ini kami kembali menelan kekalahan, saya pikir situasinya semakin kurang bagus untuk Barito Putera," ungkap Djadjang Nurdjaman dalam sesi konferensi pers pasca-laga, dikutip dari Indosport, Sabtu (16/10).

Tak menampik, pelatih berlisensi AFC Pro itu menyebutkan sejumlah gol dari PSS Sleman adalah karena lini tengah yang rapuh, dan barisan bek kurang berkonsentrasi.

"Semua ini terjadi karena ketidakdisiplinan pemain belakang kami, sehingga mereka bisa membalikkan keunggulan. Padahal, kami sudah menekan terus," terang Djanur, sapaan akrabnya.

Bertekad Bangkit 

Meski demikian, mantan pelatih Persib Bandung itu enggan pesimistis mengingat kompetisi Liga 1 2021-2022 masih panjang, sehingga masih ada waktu untuk memperbaiki posisi Barito Putera. 

"Kami harus berbenah lagi, berbenah terus, terutama pada konsentrasi, fokus pemain. Kami tetap bertekad untuk memperbaiki di pertandingan nanti. Kami belum menyerah karena kompetisi masih panjang. Kami harus bangkit," pungkasnya.

Dengan hasil ini, Barito Putera tertahan di zona merah rawan degradasi, menempati urutan ke-17 dari 18 total peserta Liga 1 2021-2022. Mereka baru mengoleksi empat poin dari tujuh pertandingan.

Lihat Sumber Artikel di Indosport Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Indosport.com Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Indosport.com
Sumber: INDOSPORT