News

Terobosan Besar, Ukraina Kembali Ambil Alih Wilayahnya yang Direbut Rusia

Terobosan Besar, Ukraina Kembali Ambil Alih Wilayahnya yang Direbut Rusia
Unit lapis baja Ukraina maju melawan Rusia di beberapa daerah (AFP)

AKURAT.CO Pasukan Ukraina kembali memukul mundur tentara Rusia, membuat para tentara Vladimir Putin itu makin 'kocar-kacir' dalam perang yang telah berjalan tujuh bulan.

Dalam perkembangan terbaru, Ukraina berhasil merebut lebih banyak wilayah yang dianeksasi secara ilegal oleh Rusia. Para prajurit negara yang terjajah itu kini telah menembus pertahanan Rusia di selatan. Bersamaan dengan ini, mereka memperluas serangan cepat di wilayah timur, mengancam jalur pasokan prajurit Rusia.

Laporan itu menjadi terobosan terbesar pasukan Ukraina di selatan, sejak invasi dimulai pada Februari. Pada Senin (3/10), pasukan Ukraina merebut kembali beberapa desa di sepanjang Sungai Dnipro yang strategis. Hal ini telah dikonfirmasi baik oleh pejabat Ukraina maupun pemimpin Rusia di daerah itu.

baca juga:

Pasukan Ukraina di selatan juga telah menghancurkan 31 tank Rusia dan satu peluncur roket ganda, kata komando operasional selatan militer dalam pembaruan malamnya. Komando tersebut  tidak memberi rincian di mana pertempuran itu terjadi.

Reuters tidak dapat segera memverifikasi akun medan perang.

Namun, terobosan di selatan jelas telah menggaungkan kemajuan Ukraina di timur baru-baru ini, di mana Rusia kemudian mencoba meningkatkan taruhannya dengan mencaplok empat wilayah, memerintah mobilisasi, hingga mengancam pembalasan nuklir.

Rusia Makin Kocar Kacir, Ukraina Buat Terobosan Besar di Wilayah Selatan - Foto 1
 Seorang pria menggunakan ponselnya berdiri di atas jembatan yang remuk oleh serangan Rudal Rusia, di Svyatohirsk, di wilayah Donetsk, Ukraina, Senin (3/10)-Reuters/Zohra Bensemra

Ukraina pun telah membuat kemajuan signifikan di dua dari empat wilayah yang dianeksasi Rusia pekan lalu. Sebagai tanda bahwa Ukraina sedang membangun momentum di front timur, Reuters melihat kendaraan militer Ukraina berbaris pada Senin, memperkuat pusat kereta api di Lyman hingga mendirikan pos untuk menekan Donbas. Seperti diketahui, Lyman berhasil direbut kembali oleh Ukraina selama akhir pekan.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky juga mengonfirmasi bahwa tentaranya telah merebut kembali kota-kota di sejumlah daerah, meski tidak memberi rincian lanjutan.

"Pusat-pusat dari populasi baru telah dibebaskan di beberapa wilayah. Pertempuran sengit sedang terjadi di beberapa sektor garis depan," kata Zelensky dalam rekaman pidatonya.