News

Terobosan Baru, Pemkab Tangerang Pakai QRIS untuk Pembayaran Layanan Kesehatan dan Perpajakan

Penggunan layanan sistem transaksi keuangan nontunai oleh penyedia layanan sangat diperlukan di era digital dan industri 4.0.


Terobosan Baru, Pemkab Tangerang Pakai QRIS untuk Pembayaran Layanan Kesehatan dan Perpajakan

AKURAT.CO, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mempunyai inovasi baru pembayaran non tunai di layanan kesehatan dan perpajakan dengan menggunakan QRIS atau Quick Response Code Indonesian Standard.

Wakil Bupati Tangerang Mad Romli menjelaskan penggunan layanan sistem transaksi keuangan nontunai oleh penyedia layanan sangat diperlukan di era digital dan industri 4.0. Terlebih di saat pandemi yang masih berlangsung karena banyak keuntungan yang bisa dirasakan.

"Penggunaan transaksi keuangan nontunai penyedia layanan sudah menjadi keharusan di era digital 4.0 karena layanan lebih efisien, lebih mudah dan lebih aman," katanya, Kamis (17/9/2021).

Menurutnya, penyediaan QRIS ini hasil kerjasama antara Pemkab Tangerang, Bank Indonesia serta BJB melalui Tim Percepatan Perluasan Digitalasi Daerah (TP2D). 

"Penerapan elektronikfikasi transaksi digital keuangan berupa QRIS di sektor layanan kesehatan dan perpajakan yang ada di Kabupaten Tangerang," tegasnya.

Mad Romli berharap melalui layanan QRIS ini di sektor layanan kesehatan dan perpajakan bisa memberikan kemudahan bagi masyarakat dan sekaligus sebagai alternatif dalam menekan laju penyebaran Covid-19.

"Puskesmas sebagai salah satu garda terdepan dalam penanganan dan penanggulangan Covid-19, melalui QRIS saya berharap secara tidak langsung bisa menjadi alternatif baik untuk menekan laju penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tangerang. Masyarakat bisa aman dan nyaman dalam menerima layanan publik kususnya di sektor bidang kesahatan yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat kita," terangnya.

Kepala Bapenda Kabupaten Tangerang Soma Atmaja mengatakan QRIS selain diterapkan di sektor restribusi kesehatan dan PBB. QRIS ini juga akan kita terapkan diretribusi KIR pada Dinas Perhubungan dan OPD di lingkungan Pemkab Tangerang.

"QRIS ini juga akan kita terapkan di restribusi KIR pada Dinas Perhubungan dan pemerintahan desa karena berkaitan dengan pembayaran transfer dana desa", kata Soma.

Soma juga berharap dengan meningkatnya efektifitas pembayaran digital ini akan membantu meningkatkan pendapatan pemda di sektor retribusi dan pajak daerah sehingga kita bisa terus melaksanakan pembangunan secara maksimal.[]