Lifestyle

Ternyata, 5 Indonesia Ini Aslinya Makanan Belanda

Berikut makanan hasil akulturasi Indonesia-Belanda, yang mungkin rasanya sedikit berbeda dengan negara asalnya yakni Belanda


Ternyata, 5 Indonesia Ini Aslinya Makanan Belanda
Perkedel (ISTIMEWA)

AKURAT.CO, Akulturasi merupakan perpaduan dua budaya atau lebih sehingga menghasilkan budaya baru, tetapi tidak menghilangkan unsur dari budaya lama. Akulturasi dapat terjadi jika dipengaruhi oleh unsur asing yang diterima dan unsur kebudayaan yang sulit untuk diganti.

Akulturasi di Indonesia dapat merubah beberapa hal dalam masyarakat, salah satunya dalam bidang makanan.

Akulturasi ini tidak sepenuhnya buruk. Hal ini karena akulturasi akan membuat kekayaan dalam bidang kuliner atau makanan menjadi lebih banyak. Meski, dalam proses akulturasi pada makanan, akan membuat makanan baru memiliki rasa atau penyajian yang sedikit berbeda dengan asalnya.

Indonesia yang pernah dijajah Kolonial Belanda selama 3,5 abad, membuat adanya akulturasi beberapa jenis makanan antara Belanda dan Indonesia.

Berikut makanan hasil akulturasi Indonesia-Belanda, yang mungkin rasanya sedikit berbeda dengan negara asalnya, yakni Belanda.

Semur

Ternyata Lima Makanan Ini Hasil Akulturasi Indonesia-Belanda - Foto 1
Resep Semur Jengkol Ilustrasi Semur Jengkol Instagram/susie.agung

Semur merupakan makanan hasil akulturasi budaya Indonesia dan Belanda. Semur berasal dari bahasa Belanda, yaitu smoor yang memiliki arti makanan yang telah direbus dengan tomat dan bawang dalam waktu yang lama dan perlahan-lahan.

Semur merupakan makanan yang terinspirasi dari Hacce, merupakan makanan asli Belanda yang terbuat dari daging sapi, ikan, atau sayuran yang dimasak dengan bawang, cuka, dan kaldu sapi.

Hacce diolah dengan proses pemasakan yang memakan waktu sehingga menghasilkan daging yang empuk. Cara inilah yang akhirnya diadaptasi masyarakat untuk memasak semur, dengan rempah-rempah khas Indonesia.

Bahkan di Indonesia, sudah banyak sajian variasi semur yang disesuaikan selera lidah beberapa suku Indonesia, salah satunya semur jengkol.

Selat Solo

Ternyata Lima Makanan Ini Hasil Akulturasi Indonesia-Belanda - Foto 2
Selat Solo Selat Solo Instagram/ @leeny_nandoz

Selat solo dikenal sebagai makanan kaum ninggrat Keraton Solo. Dari visualnya, sudah terlihat jelas bahwa kuliner ini merupakan variasi bistik Eropa ala lokal, dengan rebusan kentang dan bumbu kaldu kental.

Selat Solo tercipta karena orang Belanda ingin makan steak seperti di Eropa. Namun, Bangsawan Keratan Solo tidak makan daging setiap hari.

Pada hidangan Selat Solo, bistik daging atau lidah sapi dimodifikasi dengan topping keripik kentang dan saus yang lebih encer, manis dan kaya akan rempah-rempah lokal. Selain itu, penambahan sayuran rebus sebagai pengganti kentang tumbuk menjadi salah satu alasan hidangan ini diberi nama selat (selada).

Kue Cubit

Ternyata Lima Makanan Ini Hasil Akulturasi Indonesia-Belanda - Foto 3
KUe cubit Ilustrasu Kue Cubit STUDENT.UNUD.AC.ID

Siapa sangka bahwa kue cubit ini merupakan akulturasi dengan kuliner Belanda, yakni poffertjes. Poffertjes adalah panekuk mini khas Belanda.

Sama seperti kue cubit, di Belanda, poffertjes populer sebagai jajanan pinggir jalan terutama saat musim panas. Bahan-bahan pembuatannya pun relatif sama.

Lapis Legit

Ternyata Lima Makanan Ini Hasil Akulturasi Indonesia-Belanda - Foto 4
Kue Imlek Lapis Legit di Ann's Bakehouse Creamery Ilustrasi Lapis Legit AKURAT.CO/Chodijah Febriyani

Lapis legit merupakan salah satu panganan manis, yang merupakan variasi kue lapis dari kuliner eropa bernama rifsttafel, yang disajikan untuk jamuan tamu ala Eropa.

Pada masa Pemerintahan Kolonial Belanda, lapis legit lebih umum disebut spekkoek. Lapis legit mirip dengan kue lapis Eropa, tetapi dengan tambahan rempah-rempah khas Asia Tenggara.

Kue lapis legit dibuat dari berbagai macam rempah-rempah yang memang sangat disukai oleh orang Eropa, di antaranya kapulaga, kayu manis, cengkeh dan adas manis.

Perkedel

Ternyata Lima Makanan Ini Hasil Akulturasi Indonesia-Belanda - Foto 5
Perkedel Ilustrasi Perkedel Istimewa

Perkedel merupakan hasil akulturasi makanan yang berasal dari Belanda. Kata perkedel berasal dari kata serapan dari bahasa Belanda, yaitu frikadel yang berarti daging cincang yang dilumat, lalu digoreng. Sementara di Indonesia, olahan perkedel berbahan dasar kentang yang diimbuhi beberapa daging atau tanda daging.[]