Lifestyle

Ternyata Kopi Bisa Tingkatkan Gairah Seks, Ini 6 Alasannya

Kafein yang terdapat dalam kopi dinilai mampu memberi pengaruh positif pada energi dan stamina yang dibutuhkan saat berhubungans seks


Ternyata Kopi Bisa Tingkatkan Gairah Seks, Ini 6 Alasannya
Ilustrasi pasangan bercinta (Freepik.com)

AKURAT.CO, Hal yang membuat performa seseorang dinilai baik di tempat tidur sangat bervariasi, tergantung pada siapa kamu bertanya. Pasangan yang sabar dan lembut  di temat tidur mungkin luar biasa untuk satu orang dan membosankan untuk orang lain. Intinya, ini semua tentang perspektif.

Seks yang hebat adalah keterampilan yang dipelajari, membutuhkan komunikasi dan latihan. Seks juga membutuhkan tingkat energi tertentu dan daya tahan. Bagi kamu yang sedang mencari keunggulan tambahan dalam performamu di tempat tidur. Bagi yang mencari asupan yang bisa menambah atau meningkatkan gairah seksual (afrodisiak), mungkin kamu bisa mencoba kopi. 

"Kopi bukanlah obat untuk semua gairah seksual yang rendah. Gairah seksual itu kompleks, dan mencakup keinginan dan pengalaman subjektif juga," kata seksolog bersertifikat dan konselor makan intuitif bersertifikat Satori Madrone, dikutip AKURAT.CO dari Bustle, Minggu (1/8/2021).

Meski begitu, kafein yang terdapat dalam kopi dinilai mampu memberi pengaruh positif pada energi dan stamina yang dibutuhkan saat berhubungans seks. 

“Dibutuhkan antara 15 menit hingga dua jam untuk merasakan hasil puncak kopi. Jadi minum kopi sebelum berhubungan seks mungkin memberikan hasil yang paling bermanfaat,” kata Madrone.

Berikut adalah enam alasan mengapa kopi dapat membantu kehidupan seksmu yang lebih baik, menurut sains:

Meningkatkan libido wanita

Studi  yang dilakukan di University of Texas di Austin pada 2010 menunjukkan kafein dapat mempengaruhi tingkat gairah wanita. Dalam studi tersebut, kondisi fisik wanita yang terangsang diukur sebelum dan sesudah mengonsumsi kafein (saat ada rangsangan erotis).

Para peneliti menemukan bahwa karena kafein memiliki sifat stimulan yang menyebabkan peningkatan denyut jantung dan tekanan darah. Kondisi ini juga akan meningkatkan aliran darah ke alat kelamin sehingga terjadi rangsangan genital. 

Namun, Madrone sekali lagi mencatat bahwa gairah seksual lebih rumit daripada yang dibayangkan. Ada banyak faktor yang mempengaruhinya. 

"Pengalaman unik, hormon, dan faktor lain kami semuanya berkontribusi pada gairah, hasrat, dan dorongan seksual, dan tidak ada aspek seksualitas yang sama selamanya," ujarnya. 

Mengurangi disfungsi ereksi

Di Amerika Serikat, sekitar 30 juta pria mengalami disfungsi ereksi (DE). Menurut penelitian dari University of Texas Health Science Center di Houston, kafein mengurangi prevalensi DE, terutama ketika pria minum dua hingga tiga cangkir kopi setiap hari. Selain kemungkinan peningkatan aliran darah dan penurunan DE, secangkir kopi juga dapat meningkatkan kadar testosteron, hormon seks utama yang dianggap mengatur libido.

Meningkatkan stamina dan ketahanan

Dalam satu studi 2017 yang dilakukan oleh University of São Paulo, para peneliti menemukan bahwa kafein meningkatkan kinerja atletik pengendara sepeda, dibandingkan kelompok yang hanya minum air. Efek stimulasi kafein pada sistem saraf pusat dapat mengurangi perasaan lelah, sekaligus meningkatkan ketajaman mental dan fokus. Artinya, peminum kopi dapat terjaga lebih lama. Sama seperti olahraga sepeda, seks, bagaimanapun, juga membutuhkan ketahanan dan stamina. Jadi, hal yang sama juga berlaku saat mengonsumsi kafein sebelum berhubungan seks.

Mengurangi stres

“Stres memiliki kapasitas yang sangat besar untuk mempengaruhi dorongan seks dan kesehatan seksual secara keseluruhan," kata Madrone.

Kopi mungkin bisa menjadi salah satu pilihan untuk mengurangi tingkat stres. Ada bukti kuat bahwa asupan kafein dapat mengurangi efek negatif dari stres kronis, setidaknya bila dikonsumsi dalam jumlah sedang. Satu studi tahun 2015 menemukan bahkan mungkin ada hubungan antara konsumsi kafein dan resistensi terhadap depresi dan kehilangan memori.

Menurunkan risiko depresi

Orang dengan depresi mungkin berjuang dengan gairah dan kepuasan seks. Satu studi 2018 menemukan hubungan yang signifikan antara depresi, disfungsi seksual, dan kesalahpahaman tentang seks. Tetapi kabar baiknya adalah ada penelitian menunjukkan bahwa mereka yang minum kopi lebih bahagia daripada mereka yang tidak. Sehingga gairah seksual mereka yang meminum kopi kemungkinan juga jauh lebih baik.

Namun, kamu harus menghindari sumber kafein yang mengandung banyak gula, seperti soda atau kopi yang terlalu manis. Penelitian membuktikan  asupan yang terlalu manis memiliki hubungan erat dengan risiko depresi yang lebih tinggi. 

Peminum kopi lebih peka

Tidak ada yang terasa lebih baik daripada pasangan yang penuh perhatian dan proaktif. Dan kopi bisa menjadi trik untuk tetap peka setelah sesi bercumbu yang lama. Satu studi di tahun 2014 yang diterbitkan dalam Journal of Nutrition menemukan bahwa kafein meningkatkan kognisi pikiran, memori verbal, dan rentang perhatian.

Tentu saja, apa yang membuat seorang hebat di ranjang  tidak selalu bergantung pada stamina dan ketahanan, yang mungkin bisa didapatkan dari secangkir kopi. Seks adalah pengalaman individu. Ada banyak hal yang lebih kompleks saat bicara tentang hubungan seks. 

"Kuncinya adalah mudah beradaptasi, komunikatif, dan selalu mau mencoba sesuatu yang baru," tukasnya.