Lifestyle

Ternyata Konsumsi Garam Berlebihan Bisa Sebabkan Diabetes

Inilah penjelasan, kenapa berlebihan konsumsi makanan yang mengandung tinggi garam juga bisa menyebabkan penyakit diabetes.


Ternyata Konsumsi Garam Berlebihan Bisa Sebabkan Diabetes
Ilustrasi garam - Petani menunjukkan garam berbentuk kristal yang diolah dengan metode terowongan (tunnel) dan membran plastik di Desa Lam Ujung Baitussalam, Aceh Besar, Aceh, Rabu (1/8/2017). Pemerintah menganjurkan swasembada garam pada 2019 mendatang dalam berbagai bentuk upaya dan metode guna memenuhi kebutuhan garam nasional yang mencapai 3,5 juta ton per tahun. (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO Garam menjadi komponen penting dalam masakan, tetapi jika asupan garam terlalu tinggi maka tubuh memerlukan lebih banyak cairan untuk membersihkan jaringan dalam tubuh agar otot dan organ-organ lain bisa berfungsi baik.

Medical Doctor dan Content Creator Kevin Mak mengungkapkan, kelebihan garam di dalam tubuh bisa menimbulkan sejumlah penyakit.

“Tubuh kita tetap memerlukan garam setiap harinya. Namun, apabila dikonsumsi secara berlebihan maka bisa menyebabkan terjadinya penyumbatan pembuluh darah, meningkatkan kadar gula di daerah dan juga membuat stroke,” ujar Kevin di webinar "Peran Umami dalam Mewaspadai Asupan Garam Berlebih untuk Hidup Lebih Sehat", pada Selasa (05/7/2022). 

baca juga:

Kebanyakan masyarakat mungkin telah menyadari kalau terlalu banyak konsumsi garam berpotensi sebabkan penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi. 

Namun, sebenarnya bukan hanya itu, berlebihan konsumsi makanan yang mengandung tinggi garam juga bisa menyebabkan penyakit diabetes.

"Konsumsi garam jangka panjang bisa menyebabkan diabetes karena garam menarik cairan ke dalam pembuluh darah. Dengan ditariknya cairan ke dalam pembuluh darah biasanya gula juga akan ikut ke pembuluh darah," jelasnya

Penumpukan gula yang ikut terbawa ke pembuluh darah lambat laun akan menyebabkan kadar gula dalam darah terlalu tinggi hingga menyebabkan resistensi insulin.

"Kalau dibiarkan dalam jangka panjang akan mengganggu hormon insulin. Karena insulin itu hormon utama yang menjaga kadar gula kita tetap stabil," ucapnya.

Berdasarkan studi yang dilakukan oleh Badan Kesehatan Dunia PBB (WHO), konsumsi garam harian yang ideal adalah 5 gram setiap hari. WHO juga memaparkan, 5 dari 10 masyarakat Indonesia mengonsumsi garam lebih dari 5 gram.