Lifestyle

Ternyata Faktor Gen Pengaruhi Kebiasaan Selingkuh, Bisa Disembuhkan?

Sebuah gen dapat berperan membentuk kebiasaan selingkuh seseorang


Ternyata Faktor Gen Pengaruhi Kebiasaan Selingkuh, Bisa Disembuhkan?
Ilustrasi perselingkuhan di dalam rumah tangga (SHUTTERSTOCK)

AKURAT.CO, Beberapa hari ini jagat media sosial diramaikan dengan video viral penggerebekan perselingkuhan yang menyeret maskapai Lion Air. Ya, pasangan yang berselingkuh itu adalah pramugara bernama Anoure Aslama dan pramugari bernama Prillia Berliani yang sama-sama bekerja di Lion Air. 

Perselingkuhan diketahui dari video penggerebekan perselingkuhan di sebuah rumah di kawasan Jakarta yang viral. Adapun yang merekam dan menggerebek langsung yaitu istri sah Anoure bernama Sinta, yang diketahui sedang hamil anak kedua. 

Imbas dari video viral tersebut, pasangan selingkuh itu kini sudah dipecat dari perusahaan tempat mereka bekerja. Namun, informasi ini disampaikan bukan dari manajemen Lion Air melainkan dari Sinta, istri sah Anoure. 

“Udah di-cut alhamdulillah dapet balasan yang setimpal,” ujar Sinta melalui siaran langsung di akun Instagram-nya, dikutip pada Sabtu (24/7).

Seperti diketahui, dari penuturan Sinta, Anoure Aslama sudah diketahui sudah tiga kali berseligkuh darinya. Menurut Sinta, dirinya sudah memaafkan suaminya pada perselingkuhan pertama dan kedua. Namun, untuk perselingkuhan ketiga, Sinta sudah tidak bisa memaafkan suaminya. 

Sebenarnya, sejumlah ahli di bidang psikologi menyebut selingkuh adalah sebuah perilaku yang cukup rumit dan dipengaruhi dengan berbagai alasan yang kompleks. Menariknya, sebuah penelitian telah mengonfirmasi bahwa kebiasaan selingkuh seseorang merupakan warisan genetik atau dipengaruhi oleh faktor gen. Jadi ada kemungkinan, perselingkuhan yang dilakukan oleh Anoure terdapat faktor genetik

Dilansir dari ABCNews, sebuah gen yang berperan membentuk kebiasaan selingkuh seseorang adalah D4 plymorphsm atau disingkat DRD4. Pada dasarnya, setiap orang lahir dengan membawa gen ini tetapi bukan berarti semua orang pasti akan menjadi tukang selingkuh seperti Anoure. 

Sebab, ada hal lain yang ikut menentukan potensi seseorang berselingkuh, yaitu varian dan ukuran dari gen DRD4.

Lantas apakah artinya selingkuh adalah penyakit yang sulit disembuhkan, karena ada dugaan faktor genetik? Menurut penjelasan seorang Psikolog Klinis dan konseling, Jay Kent-Ferraro mengatakan, seharusnya yang fokus bukanlah apakah tukang selingkuh bisa berubah. Melainkan apa saja faktor yang pasangan mengkhianati pasanganmu? 

Dengan menjawab pertanyaan ini, kamu dan pasangan baru saja menapakkan langkah pertama menuju perubahan.

Sebagai gambarannya, pasanganmu merasa minder kepadamu sehingga dia mencara orang lain untuk lebih percaya diri. Dengan mengetahui alasan tersebut, kamu bisa mengatasi rasa minder. 

Misalnya lewat komunikasi yang lebih jujur dengan pasangan atau mengembangkan diri pasangan agar mejadi lebih percaya diri. Dengan begitu, hasrat selingkuh pun tenggelam.