Tech

Ternyata Efek Dophamine pada Gadget Membuat Kecanduan

Ternyata Efek Dophamine pada Gadget Membuat Kecanduan
Anak makan sambil bermain gadget (ISTIMEWA)

AKURAT.CO Keseharian masyarakat saat ini hampir tak bisa dilepaskan dari gadget. Menurut data We Are Social Februari 2022, rata-rata penggunaan koneksi hariannya 8 jam 36 menit, menonton Tv rata-rata 2 jam 50 menit, sedangkan mengakses media sosial dari berbagai perangkat 3 jam 17 menit. Belum lagi waktu yang dihabiskan untuk mendengarkan musik sebanyak 1 jam 30 menit dan bermain game 1 jam 19 menit.

"Menurut penelitian rata-rata setidaknya orang melihat ponsel 85 kali dalam sehari," ujar Pengusaha dan Digital Trainee, Graphologist, Diana Aletheia, saat webinar Makin Cakap Digital 2022 untuk kelompok komunitas dan masyarakat di wilayah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, pada Senin (3/10/2022).

Kecanduan gadget menjadi suatu adiksi yang tengah melanda banyak orang. Gadget sendiri memiliki efek dophamine yang memberikan kegembiraan ekstrem instan terhadap penggunanya. Individu pun harus berhati-hati bahwa efek tersebut bisa menyebabkan produktivitas menurun karena waktu yang dihabiskan untuk hal lain di internet.

baca juga:

Kemudian ada perasaan cemas karena FOMO (Fear Of Missing Out), sementara sinar biru dari layar ponsel membuat tidak bisa tidur karena otak mengira bahwa itu adalah cahaya matahari yang dalam jangka panjang efek ini disinyalir akan menggangu kesehatan. Radiasi cahaya biru tersebut juga bisa mengakibatkan kerusakan mata. Dalam tingkat yang parah kecanduan gadget bisa menyebabkan orang sulit mengontrol emosi.

Diana mengatakan, untuk anak-anak, kecanduan gadget bisa bahaya bahkan menurut penelitian 1 jam menonton atau bermain video game akan membuat anak terlambat bicara mengurangi sekitar 500 hingga 1000 kata. Anak juga menjadi apatis dan cenderung cuek, perkembangan motoriknya akan terganggu dan rentan untuk terkena eksploitasi seksual.

Webinar #MakinCakapDigital 2022 untuk kelompok komunitas dan masyarakat di wilayah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siber Kreasi.

Kali ini hadir pembicara-pembicara yang ahli di bidangnya antara lain Pengusaha dan Digital Trainee, Graphologist Diana Aletheia, Relawan RTIK Indonesia M Muhyi Setiawan, serta Relawan TIK Tulungagung, Subaweh. 

Lihat Sumber Artikel di Warta Ekonomi Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Warta Ekonomi. Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Warta Ekonomi.
Sumber: Warta Ekonomi