Olahraga

Terlibat Insiden dengan Quartararo, Espargaro: Dia Bukan Pebalap Kotor

Sempat tercecer hingga P15, pebalap 32 tahun itu secara mengejutkan mampu finis di peringkat empat.


Terlibat Insiden dengan Quartararo, Espargaro: Dia Bukan Pebalap Kotor
Pebalap Aprilia Racing, Aleix Espargaro saat terlibat insiden dengan Fabio Quartararo di putaran pertama MotoGP Belanda 2022 yang berlangsung di Sirkuit Assen, Minggu (26/6) (TWITTER/@GarethHarford)

AKURAT.CO, Aleix Espargaro adalah korban dari kesalahan yang jarang dilakukan oleh Fabio Quartararo di MotoGP Belanda 2022, Minggu (26/6) kemarin. Sempat tercecer di urutan ke-15, pebalap Aprilia itu merangsek naik hingga posisi empat.

Berkaca pada insiden tersebut, Espargaro merasa bahwa penampilan Quartararo yang hampir sempurna akhir-akhir ini menyebabkan pebalap tim Monster Energy Yamaha itu salah mengambil langkah. Tetapi, dia enggan menyalahkan pebalap 23 tahun tersebut.

“Dia bukan pebalap yang ‘kotor’, tetapi kepercayaan dirinya sangat tinggi sehingga dia mampu menutup banyak celah. Tapi, hari ini saya juga sangat cepat, jadi saya bisa menutup celah seperti dia dan kami bertabrakan,” kata Espargaro dikutip Crash.net.

baca juga:

“Saya tahu bagaimana dia balapan dan tingkat kepercayaan dirinya sangat tinggi saat ini, tetapi ketika Anda berada di momen itu, tidak mudah untuk mempertahankannya. Untuk tidak membuat kesalahan.”

“Hari ini bukan karena dia arogan, tetapi karena dia merasa lebih cepat dari yang lain, dia membuat penilaian yang buruk tentang overtake itu dan saya tahu ini bisa terjadi.”

Pebalap 32 tahun itu melewati garis finis hanya 2,5 detik di belakang pemenang balapan, Francesco Bagnaia, meskipun harus kehilangan lebih dari 11 detik ketika dipaksa keluar jalur oleh dampak yang dialami dari sepeda motor Quartararo.

Pun begitu, Espargaro mampu mencatatkan putaran tercepat selama balapan, finis tepat di belakang rekan setimnya Maverick Vinales. Sementara itu Quatararo mengalami kecelakaan kedua dan gagal menyelesaikan balapan untuk pertama kalinya musim ini.

Pencapaian ini mengantarkan Espargaro mampu memangkas jarak dari Quartararo menjadi 21 poin, perolehan yang jauh lebih besar daripada yang bisa dia harapkan tanpa kecelakaan. Tetapi dengan mengorbankan peluang memenangkan MotoGP keduanya.

“Saya pikir hari ini saya bisa menang dan Fabio finis kedua (tanpa insiden). Ini akan menjadi keuntungan lima poin. Sebaliknya, saya memulihkan 13 poin. Jadi kalau dilihat dari segi kejuaraan, itu lebih baik,” jelas Espargaro.

“Tapi saya kehilangan kemenangan. Saya cukup yakin saya bisa menang hari ini dan saya hanya memiliki satu kemenangan dalam karier saya. Jadi saya lebih memilih untuk memulihkan lima poin dan meraih kemenangan.”

Overtake terbaik Espargaro tidak diragukan lagi adalah pada putaran terakhir ketika mampu melewati Brad Binder dan Jack Miller ke chicane terakhir untuk finis di posisi keempat.[]