Olahraga

Terlibat Dugaan Pelecehan Seksual, Yudha Febrian Sulit Kembali ke Timnas

Seorang perempuan memuat pengalaman pelecehan seksual oleh Mochamad Yudha Febrian melalui akun Twitternya.


Terlibat Dugaan Pelecehan Seksual, Yudha Febrian Sulit Kembali ke Timnas
Pemain Barito Putera, Mochamad Yudha Febrian siap untuk mengikuti pembinaan mental di pesantren.

AKURAT.CO, Mantan pemain Tim Nasional Indonesia U-19, Mochamad Yudha Febrian, berulah lagi. Kali ini, lulusan Garuda Select tersebut dituduh melakukan pelecehan sosial terhadap seorang perempuan pada pekan lalu.

Melalui akun @senandhika11, perempuan tersebut mengaku mengalami paksaan seksual secara fisik oleh Yudha di sebuah mobil. Kronologi tersebut dimuat oleh @senandhika11 di akun Twitter-nya sejak Sabtu (15/5) sampai Minggu (16/5).

“I was sexually harassed for the first time sama pengguna Instagram centang biru (anak timnas) in a car, ga nangis tapi pretend not to fear,” cuit @senandhika11. “He force me to kiss him but gue berontak terus dia bawa gue masuk tol, swear by god w takut dibawa ke aparr luar kota.”

Setelah tercium oleh media, kabar ini akhirnya sampai juga ke Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan. Iriawan mengatakan bahwa peluang Yudha untuk kembali ke Timnas semakin sulit dengan perilaku tersebut.

“Dengan kelakuan seperti itu, agak susah (masuk timnas). Itu sudah karakter,” kata Iriawan di Jakarta, Minggu (16/5), sebagaimana dipetik dari Antara.

Kasus ini bukan yang pertama dialami oleh Yudha. Tahun lalu, ia dua kali dicoret dari Timnas U-19 menjelang keberangkatan pemusatan latihan ke Kroasia pada Juli dan ke Spanyol pada akhir November.

Masalahnya adalah Yudha bersama salah satu rekan setimnya, Serdy Ephy Fano, diketahui pulang larut malam ke hotel tempat skuat Timnas menginap di Jakarta. Akibatnya, mereka telat bergabung latihan dengan skuat Shin Tae-Yong.

Belakangan diketahui bahwa Yudha dan Serdy mengunjungi kelab malam. Video mereka berada di kelab malam bersama beberapa perempuan tersebar di media sosial.

“Saya sudah meminta Komite Disiplin untuk mendalaminya. Tentu nanti ada pengkajian dan memang (jika terbukti) mesti ada tindakan tegas,” kata Iriawan. “Semua pemain harus dapat menjaga nama baik negara. Kalau bermasalah, kariermu sebagai pemain sepakbola bisa selesai.”

Selain dipecat dari Timnas, dampak dari peristiwa tersebut adalah Serdy dipecat oleh Bhayangkara FC (kini menjadi Bhayangkara Solo FC) sementara Yudha tetap dipertahankan Barito Putera namun disalurkan ke pesantren untuk menjalani pendidikan perilaku.

Yudha sendiri memutuskan sudah mundur dari Barito sebelum kasus pelecehan tersebut mencuat ke permukaan. Barito sendiri menyatakan bahwa Yudha keluar dari klub dengan status bebas.[]

Hervin Saputra

https://akurat.co