Olahraga

Terkena Pukulan Usai Bel, Atlet Indonesia Ditandu Keluar Ring


Terkena Pukulan Usai Bel, Atlet Indonesia Ditandu Keluar Ring
Atlet tarung bebas Indonesia, Bonatua Lumbantungkup, saat mendapatkan perawatan setelah terkena pukulan dalam pertarungan final cabang tarung bebas kelas 60 kilogram low kick SEA Games Filipina 2019 di Cuneta Astrodome di Manila, Filipina, Selasa (10/12). (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Atlet tarung bebas Indonesia, Bonatua Lumbantungkup, tak bisa melanjutkan pertarungannya pada laga final cabang tarung bebas kelas 60 kilogram low kick SEA Games Filipina 2019. Bonatua harus mengalami perawatan yang tampak serius persis setelah bel ronde pertama berakhir.

Bertanding menghadapi wakil Laos, Soukan Taipanyavong, di Cuneta Astodrome di Manila, Filipina, Selasa (10/12), Bonatua sempat harus bersimpuh menahan sakit beberapa saat tak lama setelah mulai bertanding di ronde pertama.

Setelah wasit memastikan kondisi Bonatua, pertarungan kembali dilanjutkan. Insiden berikut terjadi sesaat setelah bel akhir ronde pertama dibunyikan di mana Bonatua kembali rebah di atas matras.

Kondisi tersebut membuat Bonatua harus mengalami perawatan medis di mana sang petarung harus mengenakan penyangga leher dan masker oksigen. Bonatua juga sempat diangkut dengan tandu ke luar arena.

Ketika Bonatua masih berada di atas tandu, wasit mengangkat tangan Taipanyavong sebagai peraih medali emas. Melihat keputusan tersebut, pelatih yang mendampingi Bonatua, Yani Ramadey, mengajukan protes kepada perangkat pertandingan karena insiden tersebut.

Are you deft (apakah Anda tuli)? Are you deft (Apakah Anda tuli)?” teriak Yani.

Peristiwa tersebut sempat menghebohkan arena karena perwakilan Indonesia mengajukan protes. Yani sempat berdebat dengan salah satu perangkat pertandingan sementara perwakilan Komite Olimpiade Indonesia bersiap mengajukan protes kepada pejabat Federasi Asia.

Sejauh ini, protes masih bergulir. Perwakilan Komite Olimpiade Indonesia masih menantikan tinjauan apakah tindakan atlet Laos merupakan pelanggaran. Jika terbukti melanggar, maka medali emas berpeluang menjadi milik Bonatua.[]

 

 

 

Hervin Saputra

https://akurat.co