News

Terkait Dugaan 98 KPUD Dicatut Dalam Parpol, Bawaslu: Menarik Ditelusuri!

"Ini masih dalam penelusuran info awal. Bisa jadi bahan temuan jika info ini benar"

Terkait Dugaan 98 KPUD Dicatut Dalam Parpol, Bawaslu: Menarik Ditelusuri!
Pimpinan KPU RI; Bawaslu RI dan DKPP saatpeninjauan proses verifikasi dokumen persyaratan Parpol di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Minggu (7/8/2022). (Oktaviani )

AKURAT.CO, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu RI) segera menelusuri dugaan 98 anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU RI) di beberapa daerah namanya dicatut sebagai kader partai politik (Parpol).

Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja mengatakan kasus nama dan NIK penyelenggara pemilu daerah yang dicatut masuk keanggotaan parpol tidak saja dari KPU, tetapi juga dari Bawaslu.

"Ini masih dalam penelusuran info awal. Bisa jadi bahan temuan jika info ini benar, jika tidak benar maka proses itu berhenti. Jika benar maka kelanjutannya ini apa pelanggaran administrasi atau pelanggaran pidana," ungkap Bagja usai peninjauan proses verifikasi dokumen persyaratan Parpol di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Minggu (7/8/2022).

baca juga:

Dia mengatakan, saat ini Bawaslu tengah menelusuri apakah kasus pencatutan nama ini ada unsur kesengajaan atau kelalaian. Apabila ditemukan pelanggaran administrasi atau pelanggaran pidana, maka akan dilanjutkan. Namun jika tidak benar, maka proses akan berhenti.

"Jadi proses pidananya menyusul atau tidak nah ini kita akan lihat. Apa emang ada indiskasi kesengajaan atau jangan-jangan yang bersangkutan ikut mendaftar secara sukarela, kan kita belum tau kasus posisinya seperti apa," katanya.

Dia menilai, informasi awal ini hal yang menarik untuk ditelusuri oleh pihak partai politik. Tetapi, yang akan merepotkan nanti mengenai penyelenggaraan Pemilu yang adhoc.

"Apalagi, proses adhoc akan mulai ya November 2022 sehingga kemudian jika dalam beberapa temuan juga diindikasikan hal itu maka tentu kami akan melakukan penelusuran," tutupnya.

Sebelumnya, KPU menemukan sebanyak 98 nama anggota KPU Daerah yang tercatut menjadi kader parpol.  Jumlahnya sudah mencapai 98 orang.

Ketua Divisi Bidang Teknis KPU Idham Holik mengatakan, hal itu berdasarkan informasi yang disampaikan oleh berbagai KPU Provinsi kepada Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU RI per pukul 19:08 WIB, 4 Agustus 2022.

"Ada 98 orang penyelenggara pemilu di daerah yang telah menyampaikan pengaduan bahwa nama-nama mereka ada di dalam daftar keanggotaan partai politik yang ada di dalam aplikasi SIPOL," ujar Idham dalam keterangannya, Jumat (5/8/2022).[]