Tech

Terjual 605 Unit, Hyundai Dominasi Pasar Kendaraan Listrik BEV di Indonesia Sepanjang 2021

KONA Electric jadi mobil paling banyak terjual di segmen BEV.


Terjual 605 Unit, Hyundai Dominasi Pasar Kendaraan Listrik  BEV di Indonesia Sepanjang 2021
Mobil listrik Hyundai di Pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2021 di ICE BSD City, Tangerang. (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO Selama tahun 2021, PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) mendominasi kategori Electric Vehicle (EV), khususnya di segmen Kendaraan Listrik Berbasis Baterai atau Battery Electric Vehicle (BEV).

Berdasarkan data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) tahun 2021, model BEV Hyundai mendominasi penjualan ritel di segmen tersebut dengan total penjualan 605 unit dari total 693 transaksi ritel yang tercatat di GAIKINDO. 

Hal tersebut membuat Hyundai pemimpin pangsa pasar BEV sebesar 87,3%. Adapun jenis kendaraan yang mendominasi penjualan, yakni KONA Electric, dengan mencatatkan penjualan segmen BEV sebanyak 366 unit atau 52,8% dari total penjualan ritel. Kemudian, disusul oleh IONIQ Electric dengan 239 unit atau 34,5%.

baca juga:

Sebelumnya, di tahun 2020, Hyundai juga memimpin pangsa pasar BEV dengan total 124 unit yang terjual dari total 130 transaksi ritel berdasarkan data GAIKINDO.

President Director PT Hyundai Motors Indonesia, SungJong Ha mengatakan, Hyundai menyambut baik antusiasme dan penerimaan pelanggannya di Indonesia terhadap komitmen Hyundai dalam membangun mobilitas masa depan di Tanah Air.\

Ia juga percaya bahwa, pencapaian yang diterima oleh kedua model EV Hyundai tersebut tidak terlepas dari komitmennya sebagai perusahaan otomotif yang berpusat pada pelanggan serta menghadirkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan mereka. 

"KONA Electric dan IONIQ Electric telah mencatatkan sejarah mereka di Indonesia dan akan ada lebih banyak lagi pencapaian di masa mendatang. Di samping itu, kami juga akan memperkenalkan IONIQ 5 yang akan diproduksi oleh Hyundai di Indonesia. Hal ini tentunya akan semakin memperkuat visi Hyundai untuk era elektrifikasi dan Indonesia akan segera menempati posisi yang lebih tinggi lagi di industri EV global," jelas SungJong Ha melalui keterangan tertulisnya.

KONA Electric dan IONIQ Electric yang hadir bersamaan sejak akhir tahun 2020, diklaim menjadi permulaan komitmen jangka panjang Hyundai untuk membangun ekosistem EV Indonesia. Melalui kerjasama dengan pemerintah Indonesia dan mitra strategis lainnya, Hyundai juga telah membangun fasilitas pengisian daya kendaraan listrik di lebih dari 180 titik lokasi di Indonesia. Mulai dari Sumatera hingga Papua. 

Hyundai juga mengedukasi pelanggannya di Indonesia tentang manfaat memiliki EV. Sekaligus memastikan bahwa EV dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari untuk semua orang.  

Keseriusan jangka panjang Hyundai dalam membangun ekosistem EV juga ditunjukkan melalui kolaborasi bersama LG Energy Solution untuk menjaga pasokan sel baterai yang stabil untuk BEV, yaitu dengan mendirikan pabrik manufaktur sel baterai di Karawang, Jawa Barat. Di mana pembangunan tersebut ditargetkan selesai pada semester pertama tahun 2024. 

Pihak Hyundai menyebut, masih banyak lagi faktor-faktor yang akan mendongkrak kepercayaan masyarakat terhadap segmen EV di masa depan. Termasuk dengan kehadiran IONIQ 5. Salah satu model BEV yang akan diperkenalkan di Indonesia dan dirakit secara lokal di pabrik manufaktur Hyundai Motor di Cikarang, Jawa Barat. 

IONIQ 5 juga merupakan model pertama yang akan menggunakan Electric-Global Modular Platform (E-GMP), yaitu platform yang dirancang khusus oleh Hyundai Motor Group untuk model-model EV di masa mendatang.

Sebelumnya, Hyundai Motor Group juga mengumumkan penunjukkan model Genesis Electrified G80 sebagai kendaraan VIP resmi untuk para petinggi negara di ajang Konferensi Tingkat Tinggi G20 Bali yang bertemakan 'Recover Together, Recover Stronger'. 

Genesis sendiri merupakan merek otomotif global dari Hyundai Motor Group yang fokus pada pengembangan berstandar tertinggi atas performa, desain, keamanan, inovasi, serta mengedepankan masa depan yang lebih berkelanjutan.