Lifestyle

Terjawab Sudah Mengapa Selingkuh Itu Bikin Ketagihan

Dengan selingkuh, orang tersebut merasa harga dirinya meningkat


Terjawab Sudah Mengapa Selingkuh Itu Bikin Ketagihan
Fakta perselingkuhan Ayus dan Nissa Sabyan

AKURAT.CO, Kamu doyan selingkuh? Ah cemen! Perselingkuhan menjadi suatu permasalahan yang bisa dibilang tak jarang dijumpai. Perlu diketahui, penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Archives of Sexual Behavior menemukan bahwa jika seseorang yang pernah selingkuh, mereka memiliki kemungkinan tiga kali lipat untuk melakukannya lagi.

Dilansir Akurat.co dari Elite Daily, beberapa pakar berpendapat hal tersebut ada hubungannya dengan beberapa penyebab yang membuat pelaku mengulangi hal yang sama.

Menurut ahli hubungan asal Amerika Serikat, Susan Winter, salah satu alasan orang selingkuh untuk menunjukkan dirinya memang menarik. Sehingga, harga diri seperti menjadi lebih meningkat.

baca juga:

“Siapa yang tidak ingin merasa dirinya menarik? Dengan selingkuh, orang tersebut merasa harga dirinya meningkat. Semakin banyak pengakuan dan validasi diri yang didapat, semakin tinggi pula harga diri yang mereka rasakan,” kata Susan.

Selingkuh juga bisa disebabkan rasa tidak percaya diri yang kurang biasanya akan membuat orang tersebut untuk berpikir bahwa semakin memiliki banyak pasangan itu semakin baik.

Penyebab lainnya adalah rasa tidak bahagia akan satu hubungan. Misalkan suami atau istri yang selalu merendahkan mereka, selingkuh adalah cara untuk membalas dendam. Hal itu mengubah dinamis kekuatan dan menimbulkan perasaan menang bagi pihak yang sudah lama menyimpan dendam.

“Banyak pelaku selingkuh menggunakan kekuatan dan status mereka untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan dalam hidup, termasuk pasangan seksual. Ada keyakinan juga bahwa mereka berhak menerima beberapa pasangan karena ‘siapa diri mereka’,” ujar Susan.

Ahli hubungan dan host podcast Dates & Mates, Damona Hoffman, berpendapat bahwa selingkuh diakibatkan oleh masalah lain, yakni kecanduan.

“Orang yang berulang kali selingkuh pada dasarnya memiliki kecanduan. Mereka kecanduan endorfin yang timbul saat jatuh cinta, meskipun itu hanya untuk satu waktu, dan adrenalin yang timbul akibat risiko ketahuan," tutup Hoffman.[]

Bonifasius Sedu Beribe

https://akurat.co

0 Comments

Leave a comment

Sorry, you mush first