Olahraga

Terjatuh di Lap Terakhir, Bagnaia Minta Maaf ke Ducati

Terjatuh di Lap Terakhir, Bagnaia Minta Maaf ke Ducati
Pembalap Ducati, Francesco Bagnaia, ketika beraksi dalam salah satu balapan. (Twitter.com/ShellMotosport)

AKURAT.CO, Kekecewaan luar biasa tak mampu disembunyikan oleh pembalap Ducati, Francesco Bagnaia, usai gagal finis dalam MotoGP Jepang 2022. Pembalap asal Italia itu disebut sampai meminta maaf kepada timnya karena capaian tersebut.

Bagnaia memang baru saja gagal meneruskan tren positifnya dalam lima balapan terakhir. Pembalap berusia 25 tahun itu bahkan harus menerima kenyataan gagal finis dalam seri ke-16 MotoGP 2022 di Sirkuit Motegi, Jepang, Minggu (25/9).

Pecco-sapaan akrab Bagnaia-terjatuh di lap terakhir MotoGP Jepang 2022 setelah nyaris melakukan kontak dengan Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) saat mencoba menyalip sang rival demi memangkas jarak di klasemen.

baca juga:

Sebelum balapan di Jepang, Bagnaia yang mengoleksi 201 poin hanya berjarak sepuluh angka saja dengan Quartararo (211 poin) di puncak klasemen sementara MotoGP 2022

“Dia sudah mengatakan bahwa dia menyesal atas kesalahan yang dia lakukan,” kata Manajer Tim Ducati, Davide Tardozzi, kepada BT Sport, sebagaimana dikutip dari laman Crash, Senin (26/9).

“Dia tidak bisa berakselerasi keluar tikungan seperti Ducati lainnya. Kita perlu tahu mengapa. Ban depannya terlalu panas sehingga dia tidak bisa mengerem dengan keras. Ketika mendingin dia bisa pulih dan mendapatkan sesuatu pada rem.”

Tardozzi mengakui bahwa target Bagnaia, yang start di urutan ke-12, adalah semata-mata untuk finis di depan Quartararo yang start di urutan kesembilan: 

Ya. Tujuannya jelas. Anda memulai tahun dengan mencoba memenangi balapan sebanyak mungkin. Tetapi pada titik tertentu Anda harus memikirkan kejuaraan.

“Anda melihat ke pesaing [lainnya]. Sejak Aragon, kami melihat ke Fabio setiap minggu. Kehilangan dua poin lebih baik daripada kehilangan delapan poin.”

Fabio Quartararo finis kedelapan di MotoGP Jepang, sementara rekan setim Bagnaia Jack Miller meraih kemenangan. Adapun dua pembalap lain yang melengkapi podium adalah Brad Binder (KTM Factory Racing) dan Jorge Martin (Pramac Racing).

Dengan hasil ini, Quartararo berhak mendapatkan delapan poin tambahan untuk memperlebar selisih poin dengan Bagnaia. Juara dunia musim lalu itu mengoleksi 219 poin, sedangkan Pecco tertahan di urutan kedua dengan 201 angka.[]