Olahraga

Terhambat Bela Polandia, Swiatek Protes Padatnya Jadwal Turnamen

Terhambat Bela Polandia, Swiatek Protes Padatnya Jadwal Turnamen
Petenis nomor satu dunia, Iga Swiatek kembali meraih kemenangan dan lolos ke babak 16 besar Prancis Terbuka 2022. (WTA)

AKURAT.CO  Petenis ranking satu dunia, Iga Swiatek, mengeluhkan jadwal padat yang membuatnya tak bisa bermain di Piala Billie Jean King 2022. Padahal, turnamen King adalah turnamen yang sangat ingin diikutinya karena membela negaranya, Polandia.

Keluhan ini disampaikan Swiatek karena ia harus tampil di Final WTA 2022 di Fort Worth, Amerika Serikat, yang baru berakhir pada 7 Oktober. Adapun Piala Billie Jean dimulai sehari kemudian di Glasgow, Skotlandia.

"Saya sangat memikirkan ini dan membicarakannya dengan tim saya, tetapi saya tidak bisa bermain di Piala Billie Jean King di Glasgow," kata Swiatek sebagaimana dipetik dari BBC.

baca juga:

"Itu membuat saya sedih. Saya benar-benar minta maaf, karena saya bermain untuk Polandia di manapun yang memungkinkan dan saya selalu memberikan yang terbaik."

Swiatek mengatakan tidak mungkin untuk melakukan perjalanan dari Fort Worth ke Glasgow untuk "ngotot" bermain di Piala Billie Jean. Sementara Glasgow sendiri memiliki waktu enam jam lebih cepat ketimbang Fort Worth.

"Saya kecewa bahwa lembaga pengurus tenis tidak mencapai kata sepakat pada sesuatu yang sangat dasar seperti kalender turnamen, memberikan kami waktu hanya satu hari melewati dunia dan mengubah zona waktu," kata Swiatek.

"Situasinya tidak aman untuk kesehatan dan bisa menyebabkan cedera. Saya akan berbicara ke WTA atau ITF dalam rangka untuk mengubah sesuatu. Situasi sulit ini tidak hanya untuk pemain seperti saya, tetapi terutama terhadap penggemar tenis yang mendukung cabang olahraga kami."

Swiatek wajar kecewa karena sebagai pemain ranking satu dunia ia diharapkan bisa memimpin negaranya di Piala Billie Jean. Petenis berusia 21 tahun tersebut juga sedang dalam tren positif tahun ini setelah meraih gelar grand slam di Prancis Terbuka dan AS Terbuka.

Adapun Piala Billie Jean King adalah turnamen beregu tenis putri antar negara. Diawali pada 1963 dengan nama Piala Federasi, berganti menjadi Piala Fed pada 1995, dan dinamai dari nama legenda tenis AS, Billie Jean King, sejak 2020 mengganti nama lama, Piala Fed.[]