News

Tergiur Iming-iming Investasi Lucky Star, Warga Jelambar Lapor Polisi Rugi Rp1 M 

Korban mengaku tergiur dengan iming-iming yang ditawarkan Lucky Star


Tergiur Iming-iming Investasi Lucky Star, Warga Jelambar Lapor Polisi Rugi Rp1 M 
Cara mengetahui investasi resmi atau investasi bodong. (Pexels)

AKURAT.CO, Ramai korban investasi bodong Lucky Star melapor ke polisi. Salah satunya warga Jelambar, Jakarta Barat, berinsial KR (39) yang mengaku menjadi korban investasi Lucky Star.

Dia melaporkan kasusnya ke Polres Metro Jakarta Barat. Usai melapor, KR mengaku rugi hingga Rp1 miliar.

"Kurang lebih total kerugian Rp1 miliar lebih," kata KR kepada wartawan di Polres Metro Jakarta Barat, Jalan S Parman, Palmerah, Jakarta Barat, Senin (7/6/2021).

KR mengaku tergiur dengan iming-iming yang ditawarkan Lucky Star itu. Sudah beroperasi selama 13 tahun, namun KR mengaku baru bergabung sejak 2018.

"Jadi tergiur percaya karena program yang dijanjikan itu adalah tradernya yang di Belgia itu yang mengelola dana kita dan dijanjikan keuntungan fix itu per bulan range sekitar Rp 4-6 juta," ujar korban.

Korban mengaku menyebut investasi tersebut berbasis Forex yang nantinya dana tersebut dikelola dan diperdagangkan. Selain itu, korban juga dijanjikan akan menerima profit sebesar 6 persen setiap bulannya dari dana yang diinvestasikan.

Selanjutnya, korban menyebut bahwa selama 6 bulan pertama ketika dia berinvestasi, profit yang dia dapatkan berjalan dengan lancar. 

Namun ketika masuk bulan ketujuh, profit tersebut macet dan pihak 'Lucky Star' disebutnya banyak beralasan.

"Nah masuk mulai bulan ketujuh ini mulai ada macet dengan berbagai alasan. Ada program dia bilang waktu itu ada program switching yang saya ngga ngerti switching itu apa. Yang pasti buat kita kan provit ngga jalan," jelas korban.

Sementara itu, Kanit Krimum Polres Metro Jakarta Barat AKP L Fahmi Fiandri membenarkan hal tersebut. Dia menyebut telah menerima laporan dari korban terkait dugaan investasi bodong.[]