News

Terdapat 210 Kasus Baru COVID-19 di Batam dalam Sehari

Kota Batam, Kepulauan Riau, melaporkan bertambahnya kasus COVID-19 sebanyak 210 orang dalam sehari (Sabtu, 29/05/2021) hingga totalnya menjadi 9.135 orang


Terdapat 210 Kasus Baru COVID-19 di Batam dalam Sehari
Petugas medis membawa pasien virus Corona menuju truk di Rumah Sakit Wyckoff, Brooklyn, New York, AS, Sabtu (4/4/2020). Amerika Serikat merupakan negara dengan kasus virus Corona yang besar mencapai 336.830. Sementara total pasien meninggal dunia akibat virus Corona mencapai 9.618 kasus. (REUTERS/Andrew Kelly)

AKURAT.CO, Kota Batam, Kepulauan Riau, melaporkan bertambahnya kasus COVID-19 sebanyak 210 orang dalam sehari (Sabtu, 29/05/2021) hingga totalnya menjadi 9.135 orang.

Berdasarkan catatan Antara, angka penularan COVID-19 di Batam pada Sabtu merupakan yang tertinggi sepanjang pandemi, Maret 2020.

Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Batam dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (30/05/2021) juga mencatat pada 1-29 Mei 2021, total 1.878 orang yang dinyatakan positif terpapar virus corona. Angka ini juga merupakan yang tertinggi sejak awal pandemi Maret 2020.

Penyebaran COVID-19 juga sudah mencapai pulau-pulau penyangga. Dari tiga kecamatan pesisir, hanya satu yang masih zona hijau, yaitu Galang.

Sedangkan Kecamatan Belakangpadang kini sudah zona merah dan Bulang zona kuning. Sementara seluruh kecamatan di Pulau Batam masuk zona merah.

Masih dari data Satgas Penanganan COVID-19 Batam, dari total 9.135 orang yang positif COVID-19, sebanyak 7.715 orang dinyatakan sembuh, 187 orang meninggal, dan 1.233 orang lainnya sedang menjalani perawatan.

"Tingkat kematian 2,047 persen, tingkat kesembuhan 84,455 persen dan tingkat kasus aktif 13,498 persen," kata Ketua Bidang Kesehatan Satgas Penanganan COVID-19 Batam.

Sementara itu, dari lebih 1.000 orang warga yang aktif COVID-19, 586 orang di antaranya menjalani isolasi mandiri, 346 orang diisolasi di Asrama Haji setempat, dan lainnya dirawat di 13 rumah sakit.

Pemerintah Kota Batam membuat kebijakan menyiapkan Asrama Haji dengan kapasitas 900 orang untuk mengisolasi positif COVID-19 yang tidak memiliki gejala.[]

Sumber: ANTARA