Ekonomi

Terburuk dalam Sejarah, Jumlah Penumpang Pesawat Global Anjlok 66 Persen


Terburuk dalam Sejarah, Jumlah Penumpang Pesawat Global Anjlok 66 Persen
Maskapai penerbangan bersiap lepas landas di Terminal 1B, Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (23/6). (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA) mencatat jumlah penumpang udara global menurun drastis hinga 66 persen pada tahun lalu akibat pandemi covid 19.

"Tahun 2020 membawa tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi industri penerbangan dalam karena kontrol perjalanan yang ketat, dan kepercayaan perjalanan yang tertekan ini semua efek pandemi," kata Direktur IATA Alexandre de Juniac dilansir dari Russia today, Minggu (7/2/2021).

Ia mengatakan Pada tahun 2020 secara keseluruhan, lalu lintas penumpang anjlok hingga 66 persen yang merupakan penurunan paling tajam dalam sejarah penerbangan.

IATA juga memperingatkan bahwa kemunculan varian baru virus corona yang lebih mudah menular bakal mengancam pertumbuhan ekonomi di 2021.

Laporan IATA juga menunjukan, permintaan kargo udara turun 10,6 persen dibandingkan 2019. dimana hal tersebut merupakan penurunan terbesar dalam permintaan year-on-year sejak 1990.

“Ketika negara-negara memperkuat pembatasan perjalanan dalam menghadapi varian virus corona baru, sulit untuk melihat peningkatan dalam permintaan penumpang atau penurunan kapasitas. 2021 akan menjadi tahun yang sulit lagi," katanya. []

Denny Iswanto

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu